<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Rezadnk&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://rezadnk.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rezadnk.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Jan 2012 23:15:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rezadnk.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Rezadnk&#039;s Blog</title>
		<link>http://rezadnk.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rezadnk.wordpress.com/osd.xml" title="Rezadnk&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rezadnk.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tugas Softskill Etika Bisnis</title>
		<link>http://rezadnk.wordpress.com/2012/01/03/tugas-softskill-etika-bisnis-2/</link>
		<comments>http://rezadnk.wordpress.com/2012/01/03/tugas-softskill-etika-bisnis-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 23:08:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rezadoank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rezadnk.wordpress.com/?p=332</guid>
		<description><![CDATA[Nama : Reza Wijaya NPM   : 11208489 Kelas  : 4 EA 11 1. Sebutkanlah macam-macam norma dan sebutkan pula pengertiannya masing-masing secara lengkap! Jawab : Norma terdiri dari beberapa macam/jenis, antara lain yaitu : 1. Norma Agama 2. Norma Kesusilaan 3. Norma Kesopanan 4. Norma Kebiasaan (Habit) 5. Norma Hukum Penjelasan dan Pengertian Masing-Masing Jenis/Macam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=332&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Nama : Reza Wijaya</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>NPM   : 11208489</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelas  : 4 EA 11</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.</strong> <strong>Sebutkanlah macam-macam norma dan sebutkan pula pengertiannya masing-masing secara lengkap!</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jawab :<br />
<strong>Norma terdiri dari beberapa macam/jenis, antara lain yaitu :</strong><br />
<strong>1. Norma Agama<br />
2. Norma Kesusilaan<br />
3. Norma Kesopanan<br />
4. Norma Kebiasaan (Habit)<br />
5. Norma Hukum</strong><br />
Penjelasan dan Pengertian Masing-Masing Jenis/Macam Norma Yang Berlaku Dalam Masyarakat :<br />
1. <strong>Norma Agama</strong><br />
Adalah suatu norma yang berdasarkan ajaran aqidah suatu agama. Norma ini bersifat mutlak yang mengharuskan ketaatan para penganutnya. Apabila seseorang tidak memiliki iman dan keyakinan yang kuat, orang tersebut cenderung melanggar norma-norma agama.<br />
2. <strong>Norma Kesusilaan</strong><br />
Norma ini didasarkan pada hati nurani atau ahlak manusia. Melakukan pelecehan seksual adalah salah satu dari pelanggaran dari norma kesusilan.<br />
3. <strong>Norma Kesopanan</strong><br />
Adalah norma yang berpangkal dari aturan tingkah laku yang berlaku di masyrakat. Cara berpakaian dan bersikap adalah beberapa contoh dari norma kesopanan.<br />
4. <strong>Norma Kebiasaan (Habit)</strong><br />
Norma ini merupakan hasil dari perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama sehingga menjadi kebiasaan. Orang-orang yang tidak melakukan norma ini dianggap aneh oleh anggota masyarakat yang lain. Kegiatan melakukan acara selamatan, kelahiran bayi dan mudik atau pulang kampung adalah contoh dari norma ini.<br />
5. <strong>Norma Hukum</strong><br />
Adalah himpunan petunjuk hidup atau perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat (negara). Sangsi norma hukum bersifat mengikat dan memaksa. Melanggar rambu-rambu lalulintas adalah salah satu contoh dari norma hukum.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2.</strong> <strong>Secara umum etika dibagi menjadi ? jelaskan secara rinci!</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jawab :<br />
1. <strong>Etika Deskriptif</strong><br />
Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia, serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai. Artinya Etika deskriptif tersebut berbicara mengenai fakta secara apa adanya, yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya. Dapat disimpulkan bahwa tentang kenyataan dalam penghayatan nilai atau tanpa nilai dalam suatu masyarakat yang dikaitkan dengan kondisi tertentu memungkinkan manusia dapat bertindak secara etis.<br />
2. <strong>Etika Normatif</strong><br />
Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh manusia atau apa yang seharusnya dijalankan oleh manusia dan tindakan apa yang bernilai dalam hidup ini. Jadi Etika Normatif merupakan normanorma yang dapat menuntun agar manusia bertindak secara baik dan menghindarkan hal-hal yang buruk, sesuai dengan kaidah atau norma yang disepakati dan berlaku di masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Sebutkan dan jelaskan prinsip-prinsip etika bisnis!</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jawab :<br />
<strong>1. Prinsip Otonomi.</strong> Otonomi adalah sikap dan kemampuan manusia untuk bertindak berdasarkan kesadarannya sendiri. Bertindak secara otonom mengandaikan adanya kebebasan mengambil keputusan dan bertindak menurut keputusan itu. Otonomi juga mengandaikan adanya tanggung jawab. Dalam dunia bisnis, tanggung jawab seseorang meliputi tanggung jawab terhadap dirinya sendiri, pemilik perusahaan, konsumen, pemerintah, dan masyarakat.<br />
<strong>2. Prinsip Kejujuran.</strong> Prinsip kejujuran meliputi pemenuhan syarat-syarat perjanjian atau kontrak, mutu barang atau jasa yang ditawarkan, dan hubungan kerja dalam perusahaan. Prinsip ini paling problematik karena masih banyak pelaku bisnis melakukan penipuan.<br />
<strong>3. Prinsip Tidak Berbuat Jahat dan Berbuat Baik</strong>. Prinsip ini mengarahkan agar kita secara aktif dan maksimal berbuat baik atau menguntungkan orang lain, dan apabila hal itu tidak bisa dilakukan, kita minimal tidak melakukan sesuatu yang merugikan orang lain atau mitra bisnis.<br />
<strong>4. Prinsip Keadilan</strong>. Prinsip ini menuntut agar kita memberikan apa yang menjadi hak seseorang di mana prestasi dibalas dengan kontra prestasi yang sama nilainya.<br />
<strong>5. Prinsip Hormat Pada Diri Sendiri</strong>. Prinsip ini mengarahkan agar kita memperlakukan seseorang sebagaimana kita ingin diperlakukan dan tidak akan memperlakukan orang lain sebagaimana kita tidak ingin diperlakukan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4.</strong> <strong>Sebutkan dan jelaskan mengenai kelompok stakeholdes!</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jawab :<br />
<strong>Sebuah stakeholder perusahaan</strong> adalah pihak yang dapat mempengaruhi atau dipengaruhi oleh tindakan dari bisnis secara keseluruhan. Konsep stakeholder pertama kali digunakan dalam sebuah memorandum internal 1963 di Stanford Research lembaga. Ini didefinisikan pemangku kepentingan sebagai [1] “kelompok-kelompok yang tanpa dukungan organisasi akan berhenti untuk eksis.” Teori ini kemudian dikembangkan dan diperjuangkan oleh R. Edward Freeman pada 1980-an. Sejak itu telah mendapat penerimaan luas dalam praktek bisnis dan teori yang berkaitan dengan manajemen strategis, tata kelola perusahaan, tujuan bisnis dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jenis stakeholders :</strong><br />
1. Orang-orang yang akan dipengaruhi oleh usaha dan dapat mempengaruhi tapi yang tidak terlibat langsung dengan melakukan pekerjaan.<br />
2. Di sektor swasta, orang-orang yang (atau mungkin) terpengaruh oleh tindakan yang diambil oleh sebuah organisasi atau kelompok. Contohnya adalah orang tua, anak-anak, pelanggan, pemilik, karyawan, rekan, mitra, kontraktor, pemasok, orang-orang yang terkait atau terletak di dekatnya. Setiap kelompok atau individu yang dapat mempengaruhi atau yang dipengaruhi oleh pencapaian tujuan kelompok.<br />
3. Seorang individu atau kelompok yang memiliki kepentingan dalam sebuah kelompok atau kesuksesan organisasi dalam memberikan hasil yang diharapkan dan dalam menjaga kelangsungan hidup kelompok atau produk organisasi dan / atau jasa. Stakeholder pengaruh program, produk, dan jasa.<br />
4. Setiap organisasi, badan pemerintah, atau individu yang memiliki saham di atau mungkin dipengaruhi oleh pendekatan yang diberikan kepada regulasi lingkungan, pencegahan polusi, konservasi energi, dll<br />
5. Seorang peserta dalam upaya mobilisasi masyarakat, yang mewakili segmen tertentu dari masyarakat. Anggota dewan sekolah, organisasi lingkungan, pejabat terpilih, kamar dagang perwakilan, anggota dewan penasehat lingkungan, dan pemimpin agama adalah contoh dari stakeholder lokal.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pasar (atau primer) Stakeholder</strong> – stakeholder biasanya internal, adalah mereka yang terlibat dalam transaksi ekonomi dengan bisnis. (Untuk pemegang saham contoh, pelanggan,pemasok,kreditor,dankaryawan)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Non Pasar (atau Sekunder) Stakeholder</strong> – biasanya para pemangku kepentingan eksternal, adalah mereka yang – meskipun mereka tidak terlibat dalam pertukaran ekonomi langsung dengan bisnis – dipengaruhi oleh atau dapat mempengaruhi tindakannya. (Misalnya masyarakat umum, masyarakat, kelompok aktivis, kelompok dukungan bisnis, dan media)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pengertian stakeholder dari buku “Rhenald Kasali Manajemen Public Relations halam 63 ” sebagi berikut:</strong><br />
“Stakeholders adalah setiap kelompok yang berada di dalam maupun luar perusahaan yang mempunyai peran dalam menentukan perusahaan. Stakeholders bisa berarti pula setiap orang yang mempertaruhkan hidupnya pada perusahaan. Penulis manajemen yang lain menyebutkan bahwa stakeholders terdiri atas berbagai kelompok penekan (pressure group) yang mesti di pertimbangkan perusahaan.”<br />
<strong>Stakeholders Internal :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">1. Pemegang saham<br />
2. Manajemen dan Top Executive<br />
3. Karyawan<br />
4. Keluarga Karyawan</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Stakeholders External :</strong><br />
1. Komsumen<br />
2. Penyalur<br />
3. Pemasok<br />
4. Bank<br />
5. Pemerintah<br />
6. Pesaing<br />
7. Komunitas<br />
8. Pers</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5.</strong> <strong>Sebutkan Kriteria dan prinsip etika utilitarianisme, sebutkan pula nilai positif dan kelemahannya!</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jawab :<br />
<strong>Teori Utilitarianisme</strong><br />
Kemunculan teori utilitarianisme merupakan pengembangan dari pemahaman etika teleologi yang dikembangkan terutama oleh tokoh-tokoh besar pemikiran etika dari Eropa seperti Jeremy Bentham (1748-1832) dan John Stuart Mill (1806-1873) (Ludigdo, 2007). Etika teleologi ini, juga dikenal sebagai etika konsekuensialisme, yang memiliki pandangan mendasar bahwa suatu tindakan dinilai baik atau buruk berdasarkan tujuan atau akibat dilakukannya tindakan tersebut. Namun dalam pemahamannya tidak mudah untuk menilai baik buruknya tujuan atau akibat dari suatu tindakan dalam kerangka etika, sehingga muncullah varian darinya yaitu egoisme dan utilitarianisme. Etika egoisme menilai baik buruknya tindakan dari tujuan dan manfaat tindakan tersebut bagi pribadi-pribadi. Pada akhirnya egoisme cenderung menjadi hedonisme, karena setiap manfaat atas suatu tindakan pribadi-pribadi yang berdasarkan kebahagian dan kesenangan demi memajukan dirinya sendiri tersebut biasanya bersifat lahriah dan diiukur berdasarkan materi.<br />
<strong>Terlepas dari daya tariknya, teori utilitarianisme juga mempunyai kelemahan, antara lain:</strong><br />
<strong>a)</strong> <strong>Manfaat merupakan konsep yang kompleks sehingga penggunaannya sering menimbulkan kesulitan.</strong> Masalah konsep manfaat ini dapat mencakup persepsi dari manfaat itu sendiri yang berbeda-beda bagi tiap orang dan tidak semua manfaat yang dinilai dapat dikuantifikasi yang berujung pada persoalan pengukuran manfaat itu sendiri.<br />
<strong>b)</strong> <strong>Utilitarianisme tidak mempertimbangkan nilai suatu tindakan itu sendiri, dan hanya memperhatikan akibat dari tindakan itu</strong>. Dalam hal ini utilitarianisme dianggap tidak memfokuskan pemberian nilai moral dari suatu tindakan, melainkan hanya terfokus aspek nilai konsekuensi yang ditimbulkan dari tindakan tersebut. Sehingga dapat dikatakan bahwa utilitarianisme tidak mempertimbangkan motivasi seseorang melakukan suatu tindakan.<br />
<strong>c)</strong> <strong>Kesulitan untuk menentukan prioritas dari kriteria etika utilitarianisme itu sendiri,</strong> apakah lebih mementingkan perolehan manfaat terbanyak bagi sejumlah orang atau jumlah terbanyak dari orang-orang yang memperoleh manfaat itu walaupun manfaatnya lebih kecil.<br />
<strong>d)</strong> <strong>Utilitarianisme hanya menguntungkan mayoritas</strong>. Dalam hal ini suatu tindakan dapat dibenarkan secara moral sejauh tindakan tersebut menguntungkan sebagian besar orang, walaupun mungkin merugikan sekelompok minoritas. Dengan demikian, utilitarianisme dapat dikatakan membenarkan ketidakadilan, yaitu bagi kelompok yang tidak memperoleh manfaat.<br />
Mengingat disatu pihak utilitarianisme memiliki keunggulan dan nilai positif yang sangat jelas, tetapi di pihak lain punya kelemahan-kelemahan tertentu yang sangat jelas pula, karena hal inilah muncul berbagai perdebatan atas kelemahan tersebut, maka diusulkan utililtarsime dibedakan menjadi dua macam Salah satu pendekatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dikenalkannya pembedaan antara utilitarianisme-aturan (rule-utilitarian), dan utilitarianisme-tindakan (act-utilitarian) (Bertens, 2000).<br />
Utilitarian-tindakan berpendapat bahwa prinsip dasar utilitarianisme (manfaat terbesar bagi jumlah orang terbesar) diterapkan dalam perbuatan. Prinsip dasar tersebut dipakai untuk menilai kualitas moral suatu perbuatan. Sedangkan utilitarian-aturan berpendapat bahwa suatu aturan moral umum lebih layak digunakan untuk menilai suatu tindakan. Ini berarti yang utama bukanlah apakah suatu tindakan mendatangkan manfaat terbesar bagi banyak orang, melainkan yang pertama-tama ditanyakan apakah tindakan itu memang sesuai dengan aturan moral yang harus diikuti oleh semua orang. Jadi manfaat terbesar bagi banyak orang merupakan kriteria yang berlaku setelah suatu tindakan dibenarkan menurut kaidah moral yang ada. Oleh karena itu, dalam situasi dimana kita perlu mengambil kebijakan atau tindakan berdasarkan teori etika utilitarianisme, perlu menggunakan perasaan atau intuisi moral kita untuk mempertimbangkan secara jujur apakah tindakan yang kita ambil memang manusiawi atau tidak terlepas dari perbedaan persepsi akan konsep manfaat itu sendiri, apakah kita membenarkan tindakan dengan manfaat yang telah kita perkirakan itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6.</strong> <strong>Sebutkan syarat bagi tanggung jawab moral, status perusahaan, serta argument yang mendukung dan menentang perlunya keterlibatan sosial perusahaan!</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jawab :<strong><em><br />
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Syarat Bagi Tanggung Jawab Moral</strong><br />
Dalam membahas prinsip-prinsip etika profesi dan prinsip-prinsip etika bisnis, kita telah menyinggung tanggung jawab sebagai salah satu prinsip etika yang penting. Persoalan pelik yang harus dijawab pada tempat pertama adalah manakala kondisi bagi adanya tanggung jawab moral. Manakah kondisi yang relevan yang memungkinkan kita menuntut agar seseorang bertanggung jawab atas tindakannya. Ini sangat penting, karena tidak sering kita menemukan orang yang mengatakan bahwa tindakan itu bukan tanggung jawabku.<br />
Paling sedikit ada tiga syarat penting bagi tanggung jawab moral. Pertama, tanggung jawab mengandaikan bahwa suatu tindakan dilakukan dengan sadar dan tahu. Tanggung jawab hanya bisa dituntut dari seseorang kalau ia bertindak dengan sadar dan tahu akan tindakannya itu serta konsekwensi dari tindakannya. Hanya kalau seseorang bertindak dengan sadar dan tahu, baru relevan bagi kita untuk menuntut tanggung jawab dan pertanggungjawaban moral atas tindakannya itu.<br />
Kedua, tanggung jawab juga mengandalkan adanya kebebasan pada tempat pertama. Artinya, tanggung jawab hanya mungkin relevan dan dituntut dari seseorang atas tindakannya, jika tindakannya itu dilakukannya secara bebas. Jadi, jika seseorang terpaksa atau dipaksa melakukan suatu tindakan, secara moral ia tidak bisa dituntut bertanggung jawab atas tindakan itu. Hanya orang yang bebas dalam melakukan sesuatu bisa bertanggung jawab atas tindakannya.<br />
Ketiga, tanggung jawab juga mensyaratkan bahwa orang yang melakukan tindakan tertentu memang mau melakukan tindakan itu. Ia sendiri mau dan bersedia melakukan tindakan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sehubungan dengan tanggung jawab moral, berlaku prinsip yang disebut the principle of alternate possibilities. Artinya, hanya kalau masih ada alternative baginya untuk bertindak secara lain, yang tidak lain berarti ia tidak dalam keadaan terpaksa melakukan tindakan itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Status Perusahaan</strong><br />
Perusahaan adalah sebuah badan hukum. Artinya, perusahaan dibentuk berdasarkan badan hukum tertentu dan disahkan dengan hukum atau aturan legal tertentu. Karena itu, keberadaannya dijamin dan sah menurut hukum tertentu. Itu berarti perusahaan adalah bentukan manusia, yang eksistensinya diikat berdasarkan aturan hukum yang sah.Sebagai badan hukum, perusahaan mempunyai hak-hak legal tertentu sebagaimana dimiliki oleh manusia. Misalnya, hak milik pribadi, hak paten, hak atas merek tertentu, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Lingkup Tanggung Jawab Sosial</strong><br />
Pada tempat pertama harus dikatakan bahwa tanggung jawab sosial menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap kepentingan pihak-pihak lain secara lebih luas daripada sekedar terhadap kepentingan perusahaan belaka. Dengan konsep tanggung jawab sosial perusahaan mau dikatakan bahwa kendati secara moral adalah adalah baik bahwa perusahaan mengejar keuntungan, tidak dengan sendirinya perusahaan dibenarkan untuk mencapai keuntungan itu dengan mengorbankan kepentingan pihak lain, termasuk kepentingan masyarakat luas.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Argumen yang Menentang Perlunya Keterlibatan Sosial Perusahaan</strong><br />
<strong>a. Tujuan utama bisnis adalah mengejar keuntungan sebesar-besarnya</strong><br />
Argumen paling keras yang menentang keterlibatan perusahaan dalam berbagai kegiatan sosial sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan adalah paham dasar bahwa tujuan utama, bahkan satu-satunya, dari kegiatan bisnis adalah mengejar keuntungan sebesar-besarnya.<br />
<strong>b. Tujuan yang terbagi-bagi dan harapan yang membingungkan</strong><br />
Bahwa keterlibatan sosial sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan akan menimbulkan minat dan perhatian yang bermacam-macam, yang pada akhirnya akan mengalihkan, bahkan mengacaukan perhatian para pimpinan perusahaan. Asumsinya, keberhasilan perusahaan dalam bisnis modern penuh persaingan yang ketat sangat ditentukan oleh konsentrasi seluruh perusahaan, yang ditentukan oleh konsentrasi pimpinan perusahaan, pada core business-nya.<br />
<strong>c. Biaya keterlibatan sosial</strong><br />
Keterlibatan sosial sebagai wujud dari tanggung jawab sosial perusahaan malah dianggap memberatkan masyarakat. Alasannya, biaya yang digunakan untuk keterlibatan sosial perusahaan itu byukan biaya yang disediakan oleh perusahaan itu, melainkan merupakan biaya yang telah diperhitungkan sebagai salah satu komponen dalam harga barang dan jasa yang ditawarkan dalam pasar.<br />
<strong>d. Kurangnya tenaga terampil di bidang kegiatan sosial</strong><br />
Argumen ini menegaskan kembali mitos bisnis amoral yang telah kita lihat di depan. Dengan argumen ini dikatakan bahwa para pemimpin perusahaan tidak professional dalam membuat pilihan dan keputusan moral. Asumsinya, keterlibatan perusahaan dalam berbagai kegiatan sosial adalah kegiatan yang lebih bernuansa moral, karitatif dan sosial.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. Argumen yang Mendukung Perlunya Keterlibatan Sosial Perusahaan</strong><br />
<strong>a. Kebutuhan dan harapan masyarakat yang semakin berubah</strong><br />
Setiap kegiatan bisnis dimaksudkan untuk mendatangkan keuntungan. Ini tidak bisa disangkal. Namun dalam masyarakat yang semakin berubah, kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap bisnis pun ikut berubah. Karena itu, untuk bisa bertahan dan berhasil dalam persaingan bisnis modern yang ketat ini, para pelaku bisnis semakin menyadari bahwaa mereka tidak bisa begitu saja hanya memusatkan perhatian pada upaya mendatngkan keuntungan sebesar-besarnya.<br />
<strong>b. Terbatasnya sumber daya alam</strong><br />
Argumen ini didasarkan pada kenyataan bahwa bumi kita ini mempunyai sumber daya alam yang terbatas. Bisnis justru berlangsung dalam kenyataan ini, dengan berupaya memanfaatkan secara bertanggung jawab dan bijaksana sumber daya yang terbatas itu demi memenuhi kebutuhan manusia. Maka, bisnis diharapkan untuk tidak hanya mengeksploitasi sumber daya alam yang terbatas itu demi keuntungan ekonomis, melainkan juga ikut melakukan kegiatan sosial tertentu yang terutama bertujuan untuk memelihara sumber daya alam.<br />
<strong>c. Lingkungan sosial yang lebih baik</strong><br />
Bisnis berlangsung dalam suatu lingkungan sosial yang mendukung kelangsungan dan keberhasilan bisnis itu untuk masa yang panjang. Ini punya implikasi etis bahwa bisnis mempunyai kewajiban dan tanggung jawab moral dan sosial untuk memperbaiki lingkungan sosialnya kea rah yang lebih baik.<br />
<strong>d. Pertimbangan tanggung jawab dan kekuasaan</strong><br />
Keterlibatan sosial khususnya, maupun tanggung jawab sosial perusahaan secara keseluruhan, juga dilihat sebagai suatu pengimbang bagi kekuasaan bisnis modern yang semakin raksasa dewasa ini. Alasannya, bisnis mempunyai kekuasaan sosial yang sangat besar.<br />
<strong>e. Bisnis mempunyai sumber-sumber daya yang berguna</strong><br />
Argumen ini akan mengatakan bahwa bisnis atau perusahaan sesungguhnya mempunyai sumber daya yang sangat potensial dan berguna bagi masyarakat. Perusahaan tidak hanya punya dana, melainkan juga tenaga professional dalam segala bidang yang dapat dimanfaatkan atau dapat disumbangkan bagi kepentingan kemajuan masyarakat .<br />
<strong>f. Keuntungan jangka panjang</strong><br />
Argumen ini akan menunjukkan bahwa bagi perusahaan, tanggung jawab sosial secara keseluruhan, termasuk keterlibatan perusahaan dalam berbagai kegiatan sosial merupakan suatu nilai yang sangat positif bagi perkembangan dan kelangsungan pengusaha itu dalam jangka panjang.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6. Implementasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan</strong><br />
Prinsip utama dalam suatu organisasi profesional, termasuk perusahaan, adalah bahwa struktur mengikuti strategi. Artinya, struktur suatu organisasi didasarkan dan ditentukan oleh strategi dari organisasi atau perusahaan itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>7. Sebutkan dan jelaskan paham tradisional dalam bisnis</strong>!</p>
<p style="text-align:justify;">Jawab :<br />
<strong>Paham Tradisional dalam bisnis</strong><br />
<strong>a. Keadilan Legal</strong><br />
Menyangkut hubungan antara individu atau kelompok masyarakat dengan negara. Intinya adalah semua orang atau kelompok masyarakat diperlakukan secara sama oleh negara di hadapan hukum.<br />
<strong>b. Keadilan Komutatif</strong><br />
Mengatur hubungan yang adil atau fair antara orang yang satu dengan yang lain atau warga negara satu dengan warga negara lainnya. Menuntut agar dalam interaksi sosial antara warga satu dengan yang lainnya tidak boleh ada pihak yang dirugikan hak dan kepentingannya. Jika diterapkan dalam bisnis, berarti relasi bisnis dagang harus terjalin dlm hubungan yang setara dan seimbang antara pihak yang satu dengan lainnya.<br />
<strong>c. Keadilan Distributif</strong><br />
Keadilan distributif (keadilan ekonomi) adalah distribusi ekonomi yang merata atau yang dianggap merata bagi semua warga negara. Menyangkut pembagian kekayaan ekonomi atau hasil-hasil pembangunan. Keadilan distributif juga berkaitan dengan prinsip perlakuan yang sama sesuai dengan aturan dan ketentuan dalam perusahaan yang juga adil dan baik.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>8. Sebutkan dan jelaskan macam-macam hak pekerja!</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Jawab :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Hak atas pekerjaan</strong><br />
Merupakan hak azasi manusia karena ada beberapa factor yang mendukung seperti kerja merupakan perwujudan dari manusia yang melekat pada tubuh manusia dan dinyatakan dalam undang-undang juga<br />
<strong>2. Hak atas upah yang adil</strong><br />
Hak atas upah yang adil merupakan hak legal yang diterima dan dituntut seseorang sejak ia mengikat diri untuk bekerja pada suatu perusahaan<br />
<strong>3. Hak untuk berserikat dan berkumpul</strong><br />
Untuk bisa memperjuangkan kepentingannya, khususnya hak atas upah yang adil, pekerja harus diakui dan dijamin haknya untuk berserikat dan berkumpul. Yang bertujuan untuk bersatu memperjuangkan hak dan kepentingan semua anggota mereka.<br />
<strong>4. Hak atas perlindungan kesehatan dan keamanan</strong><br />
Selain hak-hak diatas, dalam bisnis modern sekarang ini semakin dianggap penting bahwa para pekerja dijamin keamanan, keselamatan dan kesehatannya.<br />
<strong>5. Hak untuk diproses hukum secara sah</strong><br />
Berlaku ketika seorang pekerja dituduh dan diancam dengan hukuman tertentu karena diduga melakukan pelanggaran atau kesalahan tertentu. pekerja tersebut wajib diberi kesempatan untuk mempertanggungjawabkan tindakannya, dan kalau ternyata ia tidak bersalah ia wajib diberi kesempatan untuk membela diri.<br />
<strong>6. Hak untuk diperlakukan secara sama</strong><br />
tidak boleh ada diskriminasi dalam perusahaan entah berdasarkan warna kulit, jenis kelamin, etnis, agama dan semacamnya, baik dalam sikap dan perlakuan, gaji, maupun peluang untuk jabatan, pelatihan atau pendidikan lebih lanjut<br />
<strong>7. Hak atas rahasia pribadi</strong><br />
Hak atas rahasia pribadi tidak mutlak, dalam kasus tertentu data yang dianggap paling rahasia harus diketahui oleh perusahaan atau akryawan lainnya, misalnya orang yang menderita penyakit tertentu. Ditakutkan apabila sewaktu-waktu penyakit tersebut kambuh akan merugikan banyak orang atau mungkin mencelakakan orang lain.<br />
<strong>8. Hak atas kebebasan suara hati</strong><br />
Pekerja tidak boleh dipaksa untuk melakukan tindakan tertentu yang dianggapnya tidak baik, atau mungkin baik menurut perusahaan jadi pekerja harus dibiarkan bebas mengikuti apa yang menurut suara hatinya adalah hal yang baik.<br />
<strong>9. Whistle blowing</strong><br />
Whistle blowing adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang karyawan untuk membocorkan kecurangan entah yang dilakukan oleh perusahaan atau atasannya kepada pihak lain. Pihak yang dilapori itu bisa saja atasan yang lebih tinggi atau masyarakat luas.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>9.</strong> <strong>Sebutkan dan jelaskan pengertian dan macam- macam whistle blowing!</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jawab :<br />
<strong>Whistle blowing</strong> adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang karyawan untuk membocorkan kecurangan entah yang dilakukan oleh perusahaan atau atasannya kepada pihak lain. Pihak yang dilapori itu bisa saja atasan yang lebih tinggi atau masyarakat luas.<br />
Rahasia perusahaan adalah sesuatu yang konfidensial dan memang harus dirahasiakan, dan pada umumnya tidak menyangkut efek yang merugikan apa pun bagi pihak lain, entah itu masyarakat atau perusahaan lain.<br />
Whistle blowing umumnya menyangkut kecurangan tertentu yang merugikan baik perusahaan sendiri maupun pihak lain, dan kalau dibongkar memang akan mempunyai dampak yang merugikan perusahaan, paling kurang merusak nama baik perusahaan tersebut.<br />
Contoh whistle blowing adalah tindakan seorang karyawan yang melaporkan penyimpangan keuangan perusahaan. Penyimpangan ini dilaporkan pada pihak direksi atau komisaris. Atau kecurangan perusahaan yang membuang limbah industri ke sungai.<br />
Ada dua macam whistle blowing :<br />
Whistle blowing internal<br />
Whistle blowing eksternal</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>10. Kontrak dianggap baik dan adil apabila ?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jawab :<br />
<strong>Kontrak Dianggap Baik Dan Adil :</strong><br />
• Kedua belah pihak mengetahui sepenuhnya hakikat dan kondisi persetujuan yang mereka sepakat<br />
• Tidak ada pihak yang memalsukan fakta tentang kondisi dan syarat-syarat kontrak<br />
• Tidak ada pemaksaan<br />
• Tidak mengikat untuk tindakan yang bertentangan dengan moralitas<br />
<strong>Perangkat pengendali Untuk menjamin Kedua pihak:</strong><br />
1. Aturan moral dalam hati sanubari<br />
2. Aturan hukum yang memberikan sanksi<br />
<strong>kedua perangkat tersebut diberlakukan karena dua alasan:</strong><br />
a. Posisi konsumen yang lebih lemah,terutam untuk pasar monopolistis<br />
b. Konsumen membiayai produsen dalam penyediaan kebutuhan<br />
<strong>Kewajiban Produsen</strong><br />
• Memenuhi ketentuan yang melekat pada produk<br />
• Menyingkapkan semua informasi<br />
• Tidak mengatakan yang tidak benar tentang produk yang diwarkan<br />
<strong>Pertimbangan Gerakan Konsumen</strong><br />
• Produk yang semakin banyak dan rumit<br />
• Terspesialisasinya jenis jasa<br />
• Pengaruh iklan terhadap kehidupan konsumen<br />
• Keamanan produk yang tidak diperhatikan<br />
• Posisi konsumen yang lemah</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>11.</strong> <strong>Sebutkan kewajiban produsen dan pertimbangan gerakan konsumen!</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Jawab :<br />
<strong>Masyarakat modern</strong> adalah masyarakat pasar atau masyarakat bisnis atau juga disebut sebagai masyarakat konsumen. Alasannya tentu jelas, semua orang dalam satu atau lain bentuk tanpa terkecuali adalah konsumen dari salah satu barang yang diperoleh melalui kegiatan bisnis. Semua manusia adalah konsumen, termasuk pelaku bisnis atau produsen sendiri. Karena itu, tidak berlebihan kalau bisnis adalah bagian integral dari masyarakat modern, dan mempengaruhi manusia baik secara positif maupun secara negative. Bisnis ikut menentukan baik buruknya dan maju tidaknya kebudayaan manusia pada abad modern ini.<br />
<strong>1. Hubungan Produsen dan Konsumen</strong><br />
Pada umumnya konsumen dianggap mempunyai ahak tertentu yang wajib dipenuhi oleh produsen, yang disebut sebagai hak kontraktual. Hak kontraktual adalah hak yang timbul dan dimiliki seseorang ketika ia memasuki suatu persetujuan atau kontrak dengan pihak lain. Maka, hak ini hanya terwujud dan mengikat orang-orang tertentu, yaitu orang-orang yang mengadakan persetujuan atau kontrak satu dengan yang lainnya. Hak ini tergantung dan diatur oleh aturan yang ada dalam masing-masing masyarakat.<br />
Ada beberapa aturan yang perlu dipenuhi dalam sebuah kontrak yang dianggap baik dan adil, yang menjadi dasar bagi hak kontraktual setiap pihak dalam suatu kontrak.<br />
1. Kedua belah pihak mengetahui sepenuhnya hakikat dan kondisi persetujuan yang mereka sepakati. Termasuk disini, setiap pihak harus tahu hak dan kewajibann, apa konsekuensi dari persetujuan atau kontrak itu, angka waktu dan lingkup kontrak itu dan sebagainya.<br />
2. Tidak ada pihak yang secara sengajamemberian fakta yang salah atau memsukan fakta tentang kondisi dan syarat-syarat kontrak untuk pihak yang lain. Semua informasi yang relevan untuk diketahui oleh pihak lain<br />
3. Tidak boleh ada pihak yag dipaksa untuk melakukan kontrak atau persetujuan itu. Kontrak atau persetujuan yang dilakukan dalamkeadaa terpaksa dandipaksa harus batal demi hukum.<br />
4. Kontrakjuga tidak mengikat bagi pihak mana pun untuktindakan yang bertentangan dengan moralitas.<br />
Hubungan antara produsen dan konsumen adalah hubungan kontraktual karena hubungan jual didasarkan pada kontrak tertentu diantara produsen dan konsumen,maka hubungan tersebut merupakanhubungann kontraktual. Karena itu, aturan atau ketentuan di atas harus juga beraku untuk produsen dan konsumen tersebut. Karena itu, masing-masing pihak mempunyai hak dan kewajiban yang sama-sama harus dipenuhi.<br />
Adanya hak pada konsumen atas dasar bahwa interaksi bisnis adalah interaksi manusia lebih berlaku lagi dalam transaksi bisnis antara penyaluR dan konsumen atau pelanggan. Dalam transaksiini jelas terlihat bahwa transaksi tersebut adalahh suatubentuk interaksimanusia. Karenaitu,kendati penyalur hanyamenjadi perantara antara produsen dankonsumen,mereka juga mempunyai tanggung jawabdan kewajiban moral untuk mmemperhatikan hak dan kepentingan konsumen yng dilayaninya.<br />
Atas dasar ini,sebagaimana halnya dalam inteeraksi social mana pun, demi menjamin hak masing-masing pihak dibutuhkan dua perangkat pengendali atau aturan.<br />
1. Ada aturan moral yang tertanam dalamhati sanubari masing-masing orang dan seluruh masyarakat yang akan berfungsi mengendalikan dan memaksa dari dalan baik produsen mauoun konsumen untuk menghargai atau tidak merugikan hak dan kepentingan masing-masing pihak.<br />
2. Perlu ada aturan hukum yyang dengan sanksi dan hukumannya akan seara efektif mengendalikan dan memksa setiap pihakuntuk menghormati atau paling kurang tidak merugikan hak dan kepentingan masing-masing pihak.<br />
Kedua perangkat pengendali ini terutama tertuju pada produsen dalam hubungan nya dengan konsumen, paling kurang karena dua alasan berikut<br />
1. Dalam hubungan antara konsumen atau pelanggan disuatu pihak dan pemasok, produsen dan penyalur barang atau jasa tertentu dipihak lain, konsumen atau pelanggan terutama berada pada posisi lemah dan rentan untuk dirugikan.<br />
2. Dalam kerangka bisnis sebuah proesi, konsumen sesungguhnya membayar produsen untuk menyediakn barang kebutuhn hiduonya secara profesional.<br />
<strong>2. Gerakan Konsumen</strong><br />
Kewajiban produsen dan konsumen disatu pihak dan hak konsumen dipihak lain, sebagaimana dipaparkan diatas, jauh lebiih mudah untuk dikatakan daripada dilaksanakan karena alasan-alasan berikut<br />
1. Kendati banyak produsen punya hati ems dan punya kesadaran moraltinggi, hati dan kesadaran moralnya itu sering dibungkam oleh keinginan untuk mendapatkan keuntungan atau uang dalam waktu singkat daripada memperdulikan hak konsumen.<br />
2. Dinegara berkembang, para produsen lebih dilindungi oleh pemerintah karena mereka dianggap punya jasa besar dalam menopang perekonomian Negara tersebut.<br />
Salah satu syarat bagi terpenuhi dan terjaminnya hak-hak konsumen adalah perlunya pasar dibuka dan dibebaskan bagi semua pelaku ekonomii, termasuuk bagi produsen dan konsumen untuk keluar masuk pasar.<br />
Gerakan konsumen lahir karena beberapa pertimbangan sebagai berikut :<br />
1. Produk yang semakin banyak disatu pihak menguntungkan konsumen, karena mereka punya pilihan bebas yang terbuka, namun dipihak lain jugamembuat mereka menjadi rumit.<br />
2. Jasa kini semakin terspesialisasi sehingga menyulitkan konsumen untuk memutuskan mana yang memang benar-benar dibutuhkannya.<br />
3. Pengaruh iklan yang merasuki setiap menit dan segi kehidupan manusia modern melalui berbagai media massa dan media informasi lainnya, membawa pengaruh yang besar bagi kehidupann konsumen.<br />
4. Kenyataan menunjukkan bahwa keamanan produk jarang sekali diperhaatikannn secara serius oleh produsen.<br />
5. Dalam hubungan jual beli yang didasarkan pada kontrak, konsumen lebih berada pada posisi yang lemah.<br />
Hingga sekarang, lembaga konsumen lebih merupakan sebuah gerakan swadaya masyarakat, dan karena itu, hampir tidak pernah dibiayyai oleh pemerintah, bahkan sering bersberangan dengan pemerintah. Dalam situasi semacam itu, danamenjadi persoalan besar. Tentu saja, dana juga tidak menjadi persoalan seandainya konsumen mau membayar informasi yang sangat dibutuhkannya tentang berbagai produkkepada lembaga ini. Artinya, lembaga ini melakukan penelitian dan mengumpulkan berbagai informasi yang akurat dan semua konsumen yang mengkonsumsi informasi yang diminta unutk membayar informasi itu demi menutup kembali biaya yang telah dikeluarkan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>12.</strong> <strong>Sebutkan fungsi iklan sebagai pemberi informasi dan sebagai pembentuk opini!</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Jawab :<br />
iklan memiliki peran ganda. Bagi produsen ia tidak hanya sebagai media informasi yang menjembatani produsen dengan konsumen, tetapi juga bagi konsumen iklan adalah cara untuk membangun citra atau kepercayaan terhadap dirinya. Produk itu sendiri sebenarnya tidak dapat diwakili hanya dengan menampilkan beberapa menit adegan atau percakapan singkat dalam layar televisi, atau melalui sekian baris kata-kata indah dalam surat kabar atau majalah, ataupun gambar wanita sensual yang mengundang perhatian para pria.<br />
Sehebat-hebatnya iklan yang dikemas dalam ide yang muktahir, ia tidak akan pernah mewakili kualitas produk yang dipasarkan. Jika iklan terlalu diperindah lebih daripada isinya, kemungkinan ia menipu. Jika proses penipuan dilakukan secara terus terang dan meningkat, maka lambat laun ia akan menghancurkan jaringan kemitraan. Kunci keberhasilan iklan terletak pada cara memahami sikap pendengar atau pemirsa agar mereka dapat memahami gambaran produk secara jelas dan mereka dapat mengambil keputusan secara arif.<br />
Bagaimana seharusnya produsen dan konsumen memahami fungsi iklan dengan baik? Sonny Keraf membagi fungsi iklan dalam dua hal yaitu:</p>
<p style="text-align:justify;">(i) iklan sebagai pemberi informasi; dan</p>
<p style="text-align:justify;">(ii) iklan sebagai pembentuk pendapat umum.<br />
Iklan sebagai pemberi informasi sudah disinggung pada bagian awal. Iklan sebagai pembentuk pendapat umum dipakai oleh propagandis sebagai cara untuk mempengaruhi opini publik. Dalam hal ini, iklan bertujuan untuk menciptakan rasa ingin tahu atau penasaran untuk memiliki atau membeli produk. Fungsi yang pertama dan kedua memiliki cara kerja yang kuat secara psikologis bagi calon konsumen. Jika sudah terbentuk dalam pola pikir yang melekat, maka ia akan membahayakan konsumen yang hanya tertarik pada alat-alat promosi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rezadnk.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rezadnk.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rezadnk.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rezadnk.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rezadnk.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rezadnk.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rezadnk.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rezadnk.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rezadnk.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rezadnk.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rezadnk.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rezadnk.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rezadnk.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rezadnk.wordpress.com/332/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=332&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rezadnk.wordpress.com/2012/01/03/tugas-softskill-etika-bisnis-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/008266221795d5e3de6d09d1520e5529?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rezadoank</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ikan gapi</title>
		<link>http://rezadnk.wordpress.com/2011/12/26/ikan-gapi/</link>
		<comments>http://rezadnk.wordpress.com/2011/12/26/ikan-gapi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 01:10:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rezadoank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rezadnk.wordpress.com/?p=330</guid>
		<description><![CDATA[Guppy. Ikan Cantik dan Menawan SEJARAH Spesis ikan ini dijumpai pada tahun 1856 oleh ilmuwan Jerman bernama Wilhelm Peters. Namun pada tahun 1866, gapi telah dijumpai dengan warna yang lebih bervariasi dibandingkan dengan yang sebelumnya iaitu oleh R.J.L. Guppy. Setelah diperiksa, ikan ini ternyata merupakan spesies baru dan diberi nama “Girardinus guppyi” sebagai penghormatan bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=330&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Guppy. Ikan Cantik dan Menawan</h1>
<div>
<div>
<div>
<div><img src="http://cdn-u.kaskus.us/35/r8y51rdc.jpg" alt="" border="0" /></div>
</div>
</div>
<div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div>
<div><img src="http://cdn-u.kaskus.us/35/vfqjr4dz.jpg" alt="" border="0" /></div>
</div>
</div>
<p><strong>SEJARAH</strong></p>
<div>
<table width="100%" border="0" cellspacing="0" cellpadding="6">
<tbody>
<tr>
<td>
<div>Spesis ikan ini dijumpai pada tahun 1856 oleh ilmuwan Jerman bernama <a title="Wilhelm Peters" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wilhelm_Peters" rel="wikipedia">Wilhelm Peters</a>. Namun pada tahun 1866, gapi telah dijumpai dengan warna yang lebih bervariasi dibandingkan dengan yang sebelumnya iaitu oleh R.J.L. Guppy. Setelah diperiksa, ikan ini ternyata merupakan spesies baru <a title="Dan (rank)" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dan_%28rank%29" rel="wikipedia">dan</a> diberi nama “Girardinus guppyi” sebagai penghormatan bagi R.J.L. Guppy yang telah mengirimnya.</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table width="100%" border="0" cellspacing="0" cellpadding="6">
<tbody>
<tr>
<td>
<div><strong>Pengenalan</strong><br />
Gapi adalah jenis ikan yang memiliki ekor paling indah. Gapi memiliki corak ekor yang indah dan berbeza-beza berdasarkan spesiesnya. Tiap spesies memiliki corak ekor yang menjadi penanda kepada spesies tersebut. Kelebihan gapi ialah selain corak ekor yang indah dan beragam adalah pemeliharaan ikan ini cukup mudah dan mudah dikembangbiak.Guppy (Poecilia reticulata), juga dikenal sebagai <a title="Guppy" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Guppy" rel="wikipedia">millionsfish</a> yang merupakan salah satu spesies ikan air tawar yang paling popular di dunia. Merupakan bahagian kecil dari famili <a title="Poeciliidae" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Poeciliidae" rel="wikipedia">Poecilidae</a> (panjang ikan betina 4-6 cm, jantan 2½–3½ cm) dan seperti semua anggota famili-nya, ikan ini berkembang biak dengan melahirkan.</p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p><strong>JENIS-JENIS IKAN GAPI</strong></p>
</div>
<ol>
<li>Cobra<br />
Gen <a title="Cobra" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cobra" rel="wikipedia">cobra</a>ditandai dengan corak seperti kulit ular (snake skin) pada seluruh tubuh ikan gapi jantan yang berkombinasi dengan campuran warna putih dan kuning. Terdapat banyak iakan gapi yang bercorak cobra karena corak inilah diidentifikasikan buat pertama kalinya . Perubahan gen yang umum dijumpai pada ikan jenis cobra dikenal sebagai lace. Gen lace memiliki corak yang lebih halus dan komplek. Disebabkan sangat mudah disilangkan, corak cobra ini dapat ditemui pada ikan gapi betina.</p>
<div>
<div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div>
<div><img src="http://cdn-u.kaskus.us/35/itdolvjw.jpg" alt="" border="0" /></div>
</div>
</div>
</div>
</li>
<li><a title="Japan" href="http://maps.google.com/maps?ll=35.6833333333,139.766666667&amp;spn=10.0,10.0&amp;q=35.6833333333,139.766666667%20%28Japan%29&amp;t=h" rel="geolocation">Japan</a> Blue<br />
Jenis Japan Blue diperkirakan berasal dari populasi guppy liar di Jepang. Karakteristik jenis ini adalah adanya warna biru langit dipinggang guppy jantan, karena pengaruh gen lain warnanya dapat bervariasi dari ungu ke turquoise. Perkembangan terbaru dari jenis Japan Blue adalah Lazuli umumnya memiliki warna kepala dan pangkal ekor biru.</p>
<div>
<div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div>
<div><img src="http://cdn-u.kaskus.us/35/rdq5g4gu.jpg" alt="" border="0" /></div>
</div>
</div>
</div>
</li>
<li>Pink <a title="Race and ethnicity in the United States Census" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Race_and_ethnicity_in_the_United_States_Census" rel="wikipedia">White</a><br />
Karakteristik jenis guppy ini adalah warna putih pink dipangkal ekor. Jenis ini baru saja diidentifikasi dengan sumber yang tidak diketahui asalnya. Warnanya bervariasi dari pink ke putih. Varian yang awal memiliki warna ekor dengan semburat merah, namun saat ini lebih banyka dijumpai dengan warna solid terang seperti biru dan putih.</p>
<div>
<div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div>
<div><img src="http://cdn-u.kaskus.us/35/oomiutau.jpg" alt="" border="0" /></div>
</div>
</div>
</div>
</li>
<li>Leopard<br />
Leopard dicirikan dengan adanya noktah tebal yang tersebar acak pada siripnya berwarna biru gelap hingga hitam. Kemungkinan gen varietas ini merupakan perkembangan dari mozaic namun dapat dijumpai pula pada silangan jenis cobra dengan jenis guppy berwarna polos. Saat ini jenis ini tidaklah terlalu banyak karena kurang begitu disukai oleh para hobbies.</p>
<div>
<div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div>
<div><img src="http://cdn-u.kaskus.us/35/djqkbflk.jpg" alt="" border="0" /></div>
</div>
</div>
</div>
</li>
</ol>
<p><strong>PERBEDAAN IKAN GAPI JANTAN DAN BETINA</strong></p>
<ol>
<li><strong>Induk Jantan</strong><br />
Mempunyai <a title="Fish anatomy" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fish_anatomy" rel="wikipedia">gonopodium</a>(berupa tonjolan dibelakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal yang berupa menjadi sirip yang panjang.<strong>ciri-ciri:</strong></p>
<ul>
<li>Tubuhnya ramping.</li>
<li>Warnanya lebih cerah.</li>
<li>Sirip punggung lebih panjang.</li>
<li>Kepalanya besar.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Induk Betina</strong><br />
Dibelakang sirip perut tidak ada gonopodium, tetapi berupa sirip halus.<strong>ciri-ciri:</strong></p>
<ul>
<li>Tubuhnya gemuk</li>
<li>Warnanya kurang cerah.</li>
<li>Sirip punggung biasa.</li>
<li>Kepalanya agak runcing.</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p><strong>PENYAKIT-PENYAKIT IKAN GAPI</strong></p>
<div>
<table width="100%" border="0" cellspacing="0" cellpadding="6">
<tbody>
<tr>
<td>
<div>[*] <a title="Saprolegnia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Saprolegnia" rel="wikipedia">Saprolegnia</a>.<br />
Ciri-ciri ikan yang mengalami penyakit ini adalah bercak-bercak putih pada kulit ikan. Rawatannya dengan menitiskan alkohol sebanyak 2 titis dalam satu galon air/4 1,12) liter air. Langkah selanjutnya ialah masukkan garam dan biarkannya beberapa saat. Berikan hidrogen peroksida untuk membunuh bakteria yang melekat pada jaring ikan selama 15 sampai 30 detik. Boleh juga menggunakan malachite green atau methyline blue atau acriflavin sebagai disinfektan. Cara perawatan ikan yang terkena jangkitan bakteria sebaiknya diberi tambahan ruang sebelum mengubatinya.[*] Jamur Mulut<br />
Ciri ikan yang terkena jamur mulut mudah dilihat dari warna putih yang terletak di depan mulutnya. Jamur putih tersebut merupakan koloni sangat besar yang menempel pada mulut ikan, sehingga menutup mulut ikan sampai tidak bisa bernapas dan makan dapat menyebabkan ikan mati. Pengobatan menggunakan aureomycin 25 mg untuk 1 galon air tambahkan 1 tetes obat merah dan metopen 2 tetes.</p>
<p>[*] Penyakit Insang<br />
Ciri ikan yang terkena peradangan insang biasanya disebabkan oleh organisme virus. Ciri pada penyakit ini insang membuka, malas makan dan selalu di atas permukaan air. Penyakit ini disebabkan oleh beberapa bakteri dan jamur dan paling sulit untuk diatasi.Ciri ikan ini jika mati insangnya tampak memerah dan membusuk lebih cepat dari badannya. Beberapa cara yang sudah berhasil dilakukan adalah dengan memberikan metapen mercurochrome direndam beberapa saat secara bersamaan kemudian lakukan perawatan dengan menggunakan air garam dan memberikan tempat yang lebih besar dan luas.</p>
<p>[*] Penyakit Kembung<br />
Ciri-ciri ikan yang terkena peradangan perut antara lain ikan tampak sulit berenang ke dasar. Cara mengatasinya berikan 1 sendok teh garam Inggris tiap 1/2 liter air, dan rendam ikan selama 3 sampai 4 jam, kemudian pindahkan ikan ke dalam tempat yang ketinggian airnya 3 kali tinggi badan ikan. Masih ada beberapa penyakit yang sudah umum diketahui, misalnya kutu atau jarum.</p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<div><strong>GALERI FOTO GUPPY</strong></div>
<p>&nbsp;</p>
<div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div>
<div><img src="http://cdn-u.kaskus.us/35/rmdwab8n.jpg" alt="" border="0" /></div>
</div>
</div>
<div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div>
<div><img src="http://cdn-u.kaskus.us/35/4cuqdz6y.jpg" alt="" border="0" /></div>
</div>
</div>
<div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div>
<div><img src="http://cdn-u.kaskus.us/35/rh7tf183.jpg" alt="" border="0" /></div>
</div>
</div>
<div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div><img src="http://cdn-u.kaskus.us/35/aqbbcjch.jpg" alt="" border="0" /></div>
</div>
<div></div>
<div>http://www.kaskus.us</div>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rezadnk.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rezadnk.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rezadnk.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rezadnk.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rezadnk.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rezadnk.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rezadnk.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rezadnk.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rezadnk.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rezadnk.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rezadnk.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rezadnk.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rezadnk.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rezadnk.wordpress.com/330/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=330&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rezadnk.wordpress.com/2011/12/26/ikan-gapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/008266221795d5e3de6d09d1520e5529?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rezadoank</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cdn-u.kaskus.us/35/r8y51rdc.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cdn-u.kaskus.us/35/vfqjr4dz.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cdn-u.kaskus.us/35/itdolvjw.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cdn-u.kaskus.us/35/rdq5g4gu.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cdn-u.kaskus.us/35/oomiutau.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cdn-u.kaskus.us/35/djqkbflk.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cdn-u.kaskus.us/35/rmdwab8n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cdn-u.kaskus.us/35/4cuqdz6y.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cdn-u.kaskus.us/35/rh7tf183.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cdn-u.kaskus.us/35/aqbbcjch.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>tugas softskill etika bisnis</title>
		<link>http://rezadnk.wordpress.com/2011/11/16/tugas-softskill-etika-bisnis/</link>
		<comments>http://rezadnk.wordpress.com/2011/11/16/tugas-softskill-etika-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2011 13:44:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rezadoank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rezadnk.wordpress.com/2011/11/16/tugas-softskill-etika-bisnis/</guid>
		<description><![CDATA[NAMA   : REZA WIJAYA KELAS   : 4 EA 11 NPM       : 11208489 1. Etika berasal dari dari kata Yunani ‘Ethos’ (jamak – ta etha), berarti adat istiadat.Etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri seseorang maupun pada suatu masyarakat Etika berkaitan dengan nilai-nilai, tatacara hidup yg baik, aturan hidup yg baik dan segala [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=314&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>NAMA   : REZA WIJAYA</p>
<p>KELAS   : 4 EA 11</p>
<p>NPM       : 11208489</p>
<p>1. Etika berasal dari dari kata Yunani ‘Ethos’ (jamak – ta etha), berarti adat istiadat.Etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri seseorang maupun pada suatu masyarakat<br />
Etika berkaitan dengan nilai-nilai, tatacara hidup yg baik, aturan hidup yg baik dan segala kebiasaan yg dianut dan diwariskan dari satu orang ke orang yang lain atau dari satu generasi ke generasi yg lain</p>
<p>2. &#8211; Etika dalam Kehidupan Sehari – Hari<br />
Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kitauntuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yang perlu kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini<br />
dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.<br />
Contoh dari etika yang dilakukan sehari-hari yaitu menghindari perkataan kasar dan ucapan yang dapat menyakitkan perasaan seseorang dan tidak mencari-cari kesalahan pembicaraan orang lain, karena hal tersebut dapat mengundang permusuhan dan juga bersikap ramah terhadap orang yang lebih tua dari kita.</p>
<p>- Etika Dalam Berbisnis<br />
secara sederhana yang dimaksud dengan etika bisnis adalah cara – cara untuk melakukan kegiatan bisnis , yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu , perusahaan, industri, dan juga masyarakat.kesemuanya ini mencakup bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak tergantung pada kedudukan individu ataupun perusahaan di masyarakat. contoh etika bisnis di suatu perusahaan adalah membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai yang tinggi diperlukan suatu landasan yang kokoh, biasanya dimulai dari perencanaan strategis, organisasi yang baik, sistem prosedur yang transparan didukung oleh budaya perusahaan yang handal serta etika perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten konsekuen.</p>
<p>3. &gt; Etika Teleologi<br />
Teleologis berasal dari bahasa Yunani, yakni “telos” yang berati tujuan. Etika teleologis menjadikan tujuan menjadi ukuran untuk baik buruknya suatu tindakan. Dengan kata lain, suatu tindakan dinilai baik kalau bertujuan untuk mencapai sesuatu yang baik atau kalau akibat yang ditimbulkan baik.<br />
Contoh dari etika teleologi adalah kewajiban seseorang untuk menepati janjinya.</p>
<p>&gt; Etika Deontologi<br />
Istilah deontologis berasal dari kata Yunani yang berati kewajiban, etika ini menetapkan kewajiban manusia untuk bertindak secara baik. Argumentasi dasar yang dipakai adalah bahwa suatu tindakan itu baik bukan dinilai dan dibenarkan berdasarkan akibat atau tujuan baik dari suatu tindakan, melainkan berdasarkan tindakan itu sendiri baik pada dirinya sendiri.<br />
Contoh dari etika deontologi adalah seseorang tidak boleh mencuri, berbohong kepada orang lain melalui ucapan dan perbuatan.</p>
<p>sumber : adesyams.blogspot.com/2009/09/tentang-etika-bisnis.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rezadnk.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rezadnk.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rezadnk.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rezadnk.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rezadnk.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rezadnk.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rezadnk.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rezadnk.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rezadnk.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rezadnk.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rezadnk.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rezadnk.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rezadnk.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rezadnk.wordpress.com/314/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=314&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rezadnk.wordpress.com/2011/11/16/tugas-softskill-etika-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/008266221795d5e3de6d09d1520e5529?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rezadoank</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komputer Lembaga Keuangan Perbankan</title>
		<link>http://rezadnk.wordpress.com/2011/05/09/komputer-lembaga-keuangan-perbankan/</link>
		<comments>http://rezadnk.wordpress.com/2011/05/09/komputer-lembaga-keuangan-perbankan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 15:50:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rezadoank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer Lembaga Keuangan Perbankan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rezadnk.wordpress.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Komputer Lembaga Keuangan Perbankan Nama   : Reza Wijaya NPM   : 11208489 Kelas   : 3EA11 Atun (tabungan 10% , harian) : 4/3       setoran tunai                                                  10 juta 8/3       pinbuk debet                                                   5 juta 18/3     pinbuk kredit deposito totok                           4 juta 25/3     pinbuk kredit tabungan joko                            8 juta 29/3     pinbuk debet giro tutik                                    2 juta 30/3     [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=308&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Komputer Lembaga Keuangan Perbankan</strong></p>
<p>Nama   : Reza Wijaya</p>
<p>NPM   : 11208489</p>
<p>Kelas   : 3EA11</p>
<p>Atun (tabungan 10% , harian) :</p>
<p>4/3       setoran tunai                                                  10 juta</p>
<p>8/3       pinbuk debet                                                   5 juta</p>
<p>18/3     pinbuk kredit deposito totok                           4 juta</p>
<p>25/3     pinbuk kredit tabungan joko                            8 juta</p>
<p>29/3     pinbuk debet giro tutik                                    2 juta</p>
<p>30/3     pinbuk kredit cek ani (Bank Karman)             5 juta</p>
<p>30/3</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="205">
<p align="center">Siti</p>
</td>
<td valign="top" width="192">
<p align="center">Karman</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">Cek Tn. A          3 juta</td>
<td valign="top" width="192">Cek ani              5 juta</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">Cek Tn. B           4 juta</td>
<td valign="top" width="192">Cek joko            6 juta</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">B/G PT. C          6 juta</td>
<td valign="top" width="192">Cek toni            8 juta</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">B/G PT. D          5 juta</td>
<td valign="top" width="192">B/G PT. X       12 juta</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205"></td>
<td valign="top" width="192">B/G PT. Y       10 juta</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">Nota kredit       10 juta</td>
<td valign="top" width="192"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">DITOLAK :</td>
<td valign="top" width="192"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">Cek Tn. B</td>
<td valign="top" width="192">Cek joko</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">B/G PT. D</td>
<td valign="top" width="192">B/G PT. Y</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Siti 1/3</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="205">
<p align="center">Asset</p>
</td>
<td valign="top" width="192">
<p align="center">Liability</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">Kas                     15 juta</td>
<td valign="top" width="192">Tabungan        150 juta</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">R/K pada BI      70 juta</td>
<td valign="top" width="192">Giro                 120 juta</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205"></td>
<td valign="top" width="192">Deposito          230 juta</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">Loan                 400 juta</td>
<td valign="top" width="192"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">Securieties          30 juta</td>
<td valign="top" width="192">Securieties       50 juta</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">Other asset         50 juta</td>
<td valign="top" width="192"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205"></td>
<td valign="top" width="192">CAPITAL       100 juta</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="205">Total                 650 juta</td>
<td valign="top" width="192">Total                650 juta</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Keterangan :</p>
<p>- Tabungan        (10%),</p>
<p>Deposito          (12%),</p>
<p>Giro                    (8%)</p>
<p>-  Kas               10%</p>
<p>RR                   8%</p>
<p>ER                   4%</p>
<p>Loan            100%</p>
<p>KUK             20%</p>
<p>Loan              18% flat</p>
<p>KUK              10% flat</p>
<p>Kasus :</p>
<p>Portofolio siti ¼!</p>
<p>Bunga deposito ? dan bunga kredit?</p>
<p>Profit?</p>
<p>Hasil kliring!</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Siti Bank Tabungan Atun</span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Rekapitulasi</span></p>
<p>Saldo Harian:</p>
<p>4/3       10.000.000      kas                           10.000.000</p>
<p>Tabungan Atun                                   10.000.000</p>
<p>8/3       5.000.000       Tabungan Atun      5.000.000</p>
<p>Giro                                                            5.000.000</p>
<p>18/3     4.000.000        Deposito Totok       9.000.000</p>
<p>Tabungan Atun                                     9.000.000</p>
<p>25/3     8.000.000        Tabungan Joko    17.000.000</p>
<p>Tabungan Atun                                   17.000.000</p>
<p>29/3     2.000.000        Tabungan Atun    15.000.000</p>
<p>Giro Tutik                                              15.000.000</p>
<p>30/3     5.000.000        R/K pada BI          20.000.000</p>
<p>Tabungan Atun                                   20.000.000</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Bunga</span> :</p>
<p>8/3       (10% x 8-4 x 10.000.000) / 365          = Rp. 10.958,9 1</p>
<p>8/3       (10% x 18-8 x 5.000.000) / 365          = Rp. 13.698,63</p>
<p>25/3     (10% x 25-18 x 9.000.000) / 365        = Rp. 17.260,27</p>
<p>29/3     (10% x 29-25 x 17.000.000) / 365      = Rp. 18.630,13</p>
<p>30/3     (10% x 30-29 x 15.000.000) / 365      = Rp.   4.109,59</p>
<p>31/3     (10% x 31-30+1 x 20.000.000) / 365 = <span style="text-decoration:underline;">Rp. 10.958,90 +</span></p>
<p>Rp. 75.616,41</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Saldo Tabungan:</span></p>
<p>Rp. 20.000.000 + Rp. 75.616,421 = Rp. 20.075.616,42</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">¼ Tabungan</span></p>
<p>= (10% x 31 – 1 + 1 x 142.000.000) / 365</p>
<p>= Rp. 1.206.027,39 + Rp. 20.075.616,42</p>
<p>= Rp. 21.281.643,82</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Giro </span></p>
<p>= 8% x 31 – 1 + 1 x Rp. 122.000.000 / 365</p>
<p>= Rp. 828.931,51</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Deposito</span></p>
<p>= 12% x 31 – 1 + 1 x Rp. 226.000.000 / 365</p>
<p>= Rp. 2.303.324,47</p>
<p>= Rp. 21.281.643,82 + Rp. 828.931,51 + Rp. 2.303.324,47</p>
<p>= Rp. 24.413.917,8</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Hitungan Kliring:</span></p>
<p>-       3.000.000</p>
<p>-       4.000.000 X</p>
<p>-       6.000.000</p>
<p>-       5.000.000 X</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">+    10.000.000</span></p>
<p>+      5.000.000</p>
<p>+      6.000.000 X</p>
<p>+      8.000.000</p>
<p>+    12.000.000</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">-     10.000.000 X +</span></p>
<p>(+) 26.000.000</p>
<p>NERACA</p>
<table width="481" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="253">
<p align="center">Aktiva</p>
</td>
<td valign="top" width="240">
<p align="center">Pasiva</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="253">Kas                           514.413.917,8</td>
<td valign="top" width="240">Tabungan        163.281.643,8</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="253">Loan                         411.531.134,2</td>
<td valign="top" width="240">Giro                122.828.931,5</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="253">KUK                         102.882.783,6</td>
<td valign="top" width="240">Deposito         <span style="text-decoration:underline;">228.303.342,5 +</span></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="253">R/K pada BI (8%)       41.153.113,42<strong><a href="http://iyor.wordpress.com/2011/04/06/komputer-lembaga-keuangan-perbankan/#respond"><br />
</a></strong></td>
<td valign="top" width="240">Total               514.413.917,8</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rezadnk.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rezadnk.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rezadnk.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rezadnk.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rezadnk.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rezadnk.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rezadnk.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rezadnk.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rezadnk.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rezadnk.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rezadnk.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rezadnk.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rezadnk.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rezadnk.wordpress.com/308/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=308&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rezadnk.wordpress.com/2011/05/09/komputer-lembaga-keuangan-perbankan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/008266221795d5e3de6d09d1520e5529?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rezadoank</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas Makalah Komp. Lembaga Keu. Perbankan (Kredit Usaha Kecil)</title>
		<link>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-makalah-komp-lembaga-keu-perbankan-kredit-usaha-kecil/</link>
		<comments>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-makalah-komp-lembaga-keu-perbankan-kredit-usaha-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 08:44:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rezadoank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer Lembaga Keuangan Perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[KLKP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rezadnk.wordpress.com/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[nama     : Reza Wijaya Kelas     : 3 EA 11 NPM     : 11208489 Kredit Usaha Kecil (KUK) KUR/KUK atau Kredit Usaha Kecil adalah fasilitas kredit s/d Rp.500 juta yang diberikan untuk usaha produktif dalam bentuk kredit modal kerja dan kredit investasi dengan jangka waktu kredit maksimal s/d 5 tahun. KEUNGGULAN [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=285&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">nama     : Reza Wijaya</p>
<p style="text-align:justify;">Kelas     : 3 EA 11</p>
<p style="text-align:justify;">NPM     : 11208489</p>
<p style="text-align:justify;">Kredit Usaha Kecil (KUK)</p>
<p style="text-align:justify;">KUR/KUK atau Kredit Usaha Kecil adalah fasilitas kredit s/d Rp.500 juta yang diberikan untuk usaha produktif dalam bentuk kredit modal kerja dan kredit investasi dengan jangka waktu kredit maksimal s/d 5 tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">KEUNGGULAN :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Proses lebih cepat dengan persyaratan mudah</li>
<li>Suku bunga bersaing dengan jangka waktu hingga 5 tahun</li>
<li>Plafond hingga maksimal Rp.500 juta</li>
</ul>
<div style="text-align:justify;">Sumber :</div>
<div style="text-align:justify;">http://www.bni.co.id/Individual/Kredit/KreditInvestasi/BNIWirausaha/tabid/73/Default.aspx</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rezadnk.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rezadnk.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rezadnk.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rezadnk.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rezadnk.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rezadnk.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rezadnk.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rezadnk.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rezadnk.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rezadnk.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rezadnk.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rezadnk.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rezadnk.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rezadnk.wordpress.com/285/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=285&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-makalah-komp-lembaga-keu-perbankan-kredit-usaha-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/008266221795d5e3de6d09d1520e5529?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rezadoank</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas Makalah Komp. Lembaga Keu. Perbankan (LDR)</title>
		<link>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-komp-lembaga-keu-perbankan-ldr/</link>
		<comments>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-komp-lembaga-keu-perbankan-ldr/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 08:18:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rezadoank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer Lembaga Keuangan Perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[KLKP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rezadnk.wordpress.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[Nama     : Reza Wijaya Kelas      : 3 EA 11 NPM       : 11208489 LDR (Loan To Deposit Ratio) LDR adalah rasio keuangan perusahaan perbankan yang berhubungan dengan aspek likuiditas. LDR adalah suatu pengukuran tradisional yang menunjukkan deposito berjangka, giro, tabungan, dan lain-lain yang digunakan dalam memenuhi permohonan pinjaman (loan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=279&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="post-body-6991492579095451567" style="text-align:justify;">Nama     : Reza Wijaya</div>
<div style="text-align:justify;">Kelas      : 3 EA 11</div>
<div style="text-align:justify;">NPM       : 11208489</div>
<div style="text-align:justify;"><strong>LDR (Loan To Deposit Ratio)</strong></div>
<div style="text-align:justify;">LDR adalah rasio keuangan perusahaan perbankan yang berhubungan dengan aspek likuiditas. LDR adalah suatu pengukuran tradisional yang menunjukkan deposito berjangka, giro, tabungan, dan lain-lain yang digunakan dalam memenuhi permohonan pinjaman (loan requests) nasabahnya. Rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat likuiditas. Rasio yang tinggi menunjukkan bahwasuatu bank meminjamkan seluruh dananya (loan-up) atau realtif tidak likuid (illiquid). Sebaliknya rasio yang rendah menunjukkan bank yang likuid dengan kelebihan kapasitas dana yang siap untuk dipinjamkan (Latumaerissa,1999:23). LDR disebut juga rasio kredit terhadap total dana pihak ketiga yang digunakan untuk mengukur dana pihak ketiga yang disalurkan dalam bentuk kredit.</div>
<div id="post-body-6991492579095451567" style="text-align:justify;">
<p>Penyaluran kredit merupakan kegiatan utama bank, oleh karena itu sumber pendapatan utama bank berasal dari kegiatan ini. Semakin besarnya penyaluran dana dalam bentuk kredit dibandingkan dengan deposit atau simpanan masyarakat pada suatu bank membawa konsekuensi semakin besarnya risiko yang harus ditanggung oleh bank yang bersangkutan.</p>
<p>Menurut Mulyono (1995:101), rasio LDR merupakan rasio perbandingan antara jumlah dana yang disalurkan ke masyarakat (kredit) dengan jumlah dana masyarakat dan modal sendiri yang digunakan.</p>
<p>Rasio ini menggambarkan kemampuan bank membayar kembali penarikan yang dilakukan nasabah deposan dengan mengandalkan kredit yang diberikan sebagai sumber likuiditasnya. Semakin tinggi rasio ini semakin rendah pula kemampuan likuiditas bank (Dendawijaya, 2000:118). Sebagian praktisi perbankan menyepakati bahwa batas aman dari LDR suatu bank adalah sekitar 85%. Namun batas toleransi berkisar antara 85%-100% atau menurut Kasmir (2003:272), batas aman untuk LDR menurut peraturan pemerintah adalah maksimum 110 %.</p>
<p>Tujuan penting dari perhitungan LDR adalah untuk mengetahui serta menilai sampai berapa jauh bank memiliki kondisi sehat dalam menjalankan operasiatau kegiatan usahanya. Dengan kata lain LDR digunakan sebagai suatu indikator untuk mengetahui tingkat kerawanan suatu bank.</p>
<p>Loan to Deposit Ratio (LDR)<br />
Menyatakan seberapa jauh kemampuan bank dalam membayar kembali penarikan dan yang dilakukan nasabah dengan mengandalkan kredit yang diberikan sebagai sumber likuiditasnya<br />
Loan to deposit Ratio adalah rasio antara besarnya seluruh volume kredit yang disalurkan oleh bank dan jumlah penerimaan dana dari berbagai sumber. Semakin tinggi rasio tersebut maka semkin rendah likuiditas bank tersebut.</p>
<p>RUMUS LDR = Jumlah kredit yang diberikan x 100%<br />
Total dana Pihak Ketiga + Modal Inti</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">Sumber :</div>
<div style="text-align:justify;"><em>http://gabygabrielabosch.blogspot.com/2011/04/ldr-loan-to-deposit-ratio.html</em></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rezadnk.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rezadnk.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rezadnk.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rezadnk.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rezadnk.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rezadnk.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rezadnk.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rezadnk.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rezadnk.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rezadnk.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rezadnk.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rezadnk.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rezadnk.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rezadnk.wordpress.com/279/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=279&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-komp-lembaga-keu-perbankan-ldr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/008266221795d5e3de6d09d1520e5529?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rezadoank</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas Softskill Bhs. Indonesia (Penulisan Ilmiah)</title>
		<link>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-softskill-bhs-indonesia-penulisan-ilmiah/</link>
		<comments>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-softskill-bhs-indonesia-penulisan-ilmiah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 07:47:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rezadoank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Softskill Bahasa Indonesia 2]]></category>
		<category><![CDATA[SOFTSKILL BAHASA INDONESIA 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rezadnk.wordpress.com/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[Nama     : Reza Wijaya Kelas      : 3 EA 11 NPM       : 11208489 Penulisan Ilmiah Menulis adalah kegiatan yang memberdayakan diri sendiri dan orang lain. Karena ide, pemikiran, hal baru, sejarah, ataupun cerita dapat disampaikan kepada orang lain secara lebih luas melalui media tulisan. Kesempatan besar untuk menyebarkan ide [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=265&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Nama     : Reza Wijaya</p>
<p style="text-align:justify;">Kelas      : 3 EA 11</p>
<p style="text-align:justify;">NPM       : 11208489</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penulisan Ilmiah</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Menulis adalah kegiatan yang memberdayakan diri sendiri dan orang lain. Karena ide, pemikiran, hal baru, sejarah, ataupun cerita dapat disampaikan kepada orang lain secara lebih luas melalui media tulisan. Kesempatan besar untuk menyebarkan ide dan pemikiran perlu didukung dengan kemampuan menuliskan dan menyampaikan dalam bentuk tulisan secara baik. Itu artinya ide yang tertulis diharap dapat ditangkap, dan dimengerti oleh audiens yang dikehendaki atau dituju. Ide dan pemikiran yang dicurahkan dalam tulisan perlu ditetapkan tujuannya, baik tujuan menulis, dan kepada siapa tulisan ini ditujukan. Dengan demikian, penggunaan bahasa, istilah, dan ide yang akan disampaikan sesuai.<br />
Mahasiswa selayaknya terlatih untuk menulis sejak sekolah dasar dan menengah. Bekal itu berguna di bangku kuliah ketika mereka dituntut melakukan analisis, dan berpikir kritis. Hasil pengamatan dan analisis kemudian dituangkan dalam tulisan yang bersifat ilmiah. Memang ada jenis tulisan yang tidak ilmiah, tetapi dalam kerangka akademik, mahasiswa diberdayakan untuk menulis karya tulis ilmiah.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>PENGERTIAN KARYA ILMIAH</strong><br />
Karya Ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya. Dari definisi yang lain dikatakan bahwa karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.<br />
Dari pengertian tersebut secara awal kita dapat mengenal salah satu ciri khas karya ilmiah adalah lewat bentuknya yakni tertulis, baik di buku, jurnal, majalah, surat kabar, maupun yang tersebar di internet, di samping ciri lain yang mesti dipenuhi dalam sebuah karya ilmiah.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>MACAM KARYA TULIS ILMIAH</strong><br />
Sesuai dengan cirinya yang tertulis tadi, maka karya tulis ilmiah dapat berwujud dalam bentuk makalah (dalam seminar atau simposium), artikel, laporan praktikum, skripsi, tesis, dan disertasi, yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>MAKALAH</strong><br />
Makalah, adalah karya ilmiah yang membahas suatu pokok persoalan, sebagai hasil penelitian atau sebagai hasil kajian yang disampaikan dalam suatu pertemuan ilmiah (seminar) atau yang berkenaan dengan tugas-tugas perkuliahan yang diberikan oleh dosen yang harus diselesaikan secara tertulis oleh mahasiswa.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>SKRIPSI</strong><br />
Skripsi, adalah karya ilmiah yang ditulis berdasarkan hasil penelitian lapangan atau kajian pustaka dan dipertahankan di depan sidang ujian (munaqasyah) dalam rangka penyelesaian studi tingkat Strata Satu (S1) untuk memperoleh gelar Sarjana.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>TESIS</strong><br />
Tesis, adalah karya ilmiah yang ditulis dalam rangka penyelesaian studi pada tingkat program Strata Dua (S2), yang diajukan untuk dinilai oleh tim penguji guna memperoleh gelar Magister. Pembahasan dalam tesis mencoba mengungkapkan persoalan ilmiah tertentu dan memecahkannya secara analisis kristis.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>DISERTASI</strong><br />
Disertasi, adalah karya ilmiah yang ditulis dalam rangka penyelesaian studi pada tingkat Strata Tiga (S3) yang dipertahankan di depan sidang ujian promosi untuk memperoleh gelar Doktor (Dr.). Pembahasan dalam disertasi harus analitis kritis, dan merupakan upaya pendalaman dan pengembangan ilmu pengetahuan yang ditekuni oleh mahasiswa yang bersangkutan, dengan menggunakan pendekatan multidisipliner yang dapat memberikan suatu kesimpulan yang berimplikasi filosofis dan mencakup beberapa bidang ilmiah.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>ARTIKEL</strong><br />
Artikel, merupakan karya tulis lengkap, seperti laporan berita atau esai di majalah, surat kabar, dan sebagainya (KBBI 2002: 66). Artikel adalah sebuah karangan prosa yang dimuat dalam media massa, yang membahas isu tertentu, persoalan, atau kasus yang berkembang dalam masyarakat secara lugas (Tartono 2005: 84). Artikel merupakan: karya tulis atau karangan; karangan nonfiksi; karangan yang tak tentu panjangnya; karangan yang bertujuan untuk meyakinkan, mendidik, atau menghibur; sarana penyampaiannya adalah surat kabar, majalah, dan sebagainya; wujud karangan berupa berita atau “karkhas” (Pranata 2002: 120). Artikel mempunyai dua arti:</p>
<p style="text-align:justify;">(1) barang, benda, pasal dalam undang- undang dasar atau anggaran dasar; (2) karangan, tulisan yang ada dalam surat kabar, majalah, dan sebagainya. Tetapi, kita akan lebih jelas lagi dengan penguraian Webster`s Dictionary yang mengartikan bahwa artikel adalah a literary compositon in a journal (suatu komposisi atau susunan tulisan dalam sebuah jurnal atau penerbitan atau media massa). Sejak tahun 1980 para jurnalis Amerika sepakat untuk memakai istilah artikel bagi tulisan yang berisi pendapat, sikap, atau pendirian subjektif mengenai masalah yang sedang dibahas disertai dengan alasan dan bukti yang mendukung pendapatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>ESAI</strong><br />
Esai, adalah ekspresi tertulis dari opini penulisnya. Sebuah esai akan makin baik jika penulisnya dapat menggabungkan fakta dengan imajinasi, pengetahuan dengan perasaan, tanpa mengedepankan salah satunya. Tujuannya selalu sama, yaitu mengekspresikan opini, dengan kata lain semuanya akan menunjukkan sebuah opini pribadi (opini penulis) sebagai analisa akhir. Perbedaannya dengan tulisan yang lain, sebuah esai tidak hanya sekadar menunjukkan fakta atau menceritakan sebuah pengalaman; ia menyelipkan opini penulis di antara fakta-fakta dan pengalaman tersebut. Jadi intinya kita harus memiliki sebuah opini sebelum menulis esai.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>OPINI</strong><br />
Opini, adalah sebuah kepercayaan yang bukan berdasarkan pada keyakinan yang mutlak atau pengetahuan sahih, namun pada sesuatu yang nampaknya benar, valid atau mungkin yang ada dalam pikiran seseorang; apa yang dipikirkan seseorang; penilaian.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>FIKSI</strong><br />
Fiksi, satu ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan. Kisah rekaan itu dalam praktik penulisannya juga tidak boleh dibuat sembarangan, unsur-unsur seperti penokohan, plot, konflik, klimaks, setting dsb adalah hal-hal penting yang memerlukan perhatian tersendiri. Meski demikian, dengan kisah (bisa juga data) yang asalnya dari imajinasi pengarang tersebut, tulisan fiksi memungkinkan kebebasan bagi seorang pengarang untuk membangun sebuah ‘kebenaran’ yang bisa digunakan untuk menyampaikan pesan yang ingin ia sampaikan kepada pembacanya. Sementara itu, kebebasan yang dimiliki pengarang fiksi tadi di lain pihak juga memungkinkan adanya kebebasan bagi pembaca untuk menginterpretasikan makna yang terkandung dalam tulisan tersebut. Artinya, fiksi sangat memungkinkan adanya multi interpretasi makna. Para pendukung tulisan fiksi meliputi: novelis, cerpenis, dramawan dan kadang penyair pun sering dimasukkan ke dalam golongan ini.<br />
Di Perguruan Tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah, seperti makalah, laporan praktikum, dan skrispsi (tugas akhir). Yang disebut terakhir umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis pakar-pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>TUJUAN DAN KEGUNAAN</strong><br />
Pada hakikatnya penulisan karya ilmiah pada mahasiswa bertujuan:</p>
<ol>
<li>Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.</li>
<li>Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.</li>
<li>Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara STAIN dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.</li>
<li>Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.</li>
<li>Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong>KESALAHAN YANG SERING TERJADI</strong><br />
Sebetulnya mahasiswa terlebih para sarjana memiliki modal kemampuan menulis. Hanya saja kemampuan tersebut haruslah senantiasa diasah agar tidak tumpul. Seorang mahasiswa serta sarjana yang memiliki kemampuan menulis akan lebih sukses daripada yang tidak memiliki kemampuan tersebut.</p>
<p>Beberapa bentuk kesalahan yang sering dijumpai dalam tulisan antara lain:</p>
<ol>
<li>Salah mengerti audience atau pembaca tulisannya.</li>
<li>Salah dalam menyusun struktur pelaporan.</li>
<li>Salah dalam cara mengutip pendapat orang lain sehingga berkesan menjiplak (plagiat).</li>
<li>Salah dalam menuliskan bagian Kesimpulan, penggunaan Bahasa Indonesia (akan dibahas secara khusus) yang belum baik dan benar.</li>
<li>Tata cara penulisan “Daftar Pustaka” yang kurang tepat (tidak standar dan berkesan seenaknya sendiri).</li>
<li>Tidak konsisten dalam format tampilan (font yang berubah-ubah, margin yang berubah-ubah).</li>
<li>Isi yang terlalu singkat karena dibuat dengan menggunakan point-form seperti materi presentasi.</li>
<li>Isi justru terlalu panjang dengan pengantar introduction yang berlebihan.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
Sumber :</p>
<p style="text-align:justify;"><em>http://muliadinur.wordpress.com/2008/04/16/penulisan-karya-ilmiah-pengantar/ </em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rezadnk.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rezadnk.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rezadnk.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rezadnk.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rezadnk.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rezadnk.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rezadnk.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rezadnk.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rezadnk.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rezadnk.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rezadnk.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rezadnk.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rezadnk.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rezadnk.wordpress.com/265/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=265&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-softskill-bhs-indonesia-penulisan-ilmiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/008266221795d5e3de6d09d1520e5529?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rezadoank</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas Softskill Bhs. Indonesia (Karangan Ilmiah)</title>
		<link>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-softskill-bhs-indonesia-karangan-ilmiah/</link>
		<comments>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-softskill-bhs-indonesia-karangan-ilmiah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 07:30:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rezadoank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Softskill Bahasa Indonesia 2]]></category>
		<category><![CDATA[SOFTSKILL BAHASA INDONESIA 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rezadnk.wordpress.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Nama     : Reza Wijaya Kelas      : 3 EA 11 NPM       : 11208489 Karangan Ilmiah Karya ilmiah lazim juga disebut karangan ilmiah. Lebih lanjut, Brotowidjoyo menjelaskan karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya ilmiah dapat juga berarti tulisan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=257&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Nama     : Reza Wijaya</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Kelas      : 3 EA 11</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">NPM       : 11208489</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;"><strong>Karangan Ilmiah</strong></span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Karya ilmiah lazim juga disebut karangan ilmiah. Lebih lanjut, Brotowidjoyo menjelaskan karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya ilmiah dapat juga berarti tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/keilmiahannya (Susilo, M. Eko, 1995:11).</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Karya ilmiah atau dalam bahasa Inggris (scientific paper) adalah laporan tertulis dan publikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya semua itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah biasa dijadikan acuan (referensi) ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya. Isi (batang tubuh) sebuah karya ilmiah harus memenuhi syarat metode ilmiah. Menurut John Dewey ada 5 langkah pokok proses ilmiah, yaitu (1) mengenali dan merumuskan masalah, (2) menyusun kerangka berpikir dalam rangka penarikan hipotesis, (3) merumuskan hipotesis atau dugaan hasil sementara, (4) menguji hipotesis, dan (5) menarik kesimpulan.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah, seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Yang disebut terakhir umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis pakar-pakar dalam bidang tertentu yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian. Dalam beberapa hal, ketika mahasiswa melakukan praktikum, ia sebetulnya sedang melakukan verifikasi terhadap proses penelitian yang telah dikerjakan ilmuwan sebelumnya. Kegiatan praktikum didesain pula untuk melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;"><strong>Ciri Karya Ilmiah</strong></span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Secara ringkas, ciri-ciri karya ilmiah dapat diuraikan sebagai berikut:</span></em></p>
<p style="text-align:justify;" align="justify"><em><span style="color:#0000ff;">1. Objektif.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Keobjektifan ini tampak pada setiap fakta dan data yang diungkapkan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, tidak dimanipulasi. Juga setiap pernyataan atau simpulan yang disampaikan berdasarkan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, siapa pun dapat mengecek (memvertifikasi) kebenaran dan keabsahannya.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">2. Netral.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Kenetralan ini bisa terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu baik kepentingan pribadi maupun kelompok. Oleh karena itu, pernyataan-pernyataan yang bersifat mengajak, membujuk, atau mempengaruhi pembaca perlu dihindarkan.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">3. Sistematis.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Uraian yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis apabila mengikuti pola pengembangan tertentu, misalnya pola urutan, klasifikasi, kausalitas, dan sebagainya. Dengan cara demkian, pembaca akan bisa mengikutinya dengan mudah alur uraiannya.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">4. Logis.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Kelogisan ini bisa dilihat dari pola nalar yang digunakannya, pola nalar induktif atau deduktif. Kalau bermaksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola induktif; sebaliknya, kalau bermaksud membuktikan suatu teori atau hipotesis digunakan pola deduktif.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">5. Menyajikan Fakta (bukan emosi atau perasaan).</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Setiap pernyataan, uraian, atau simpulan dalam karya ilmiah harus faktual, yaitu menyajikan fakta. Oleh karena itu, pernyataan atau ungkapan yang emosional (menggebu-gebu seperti orang berkampanye, perasaan sedih seperti orang berkabung, perasaan senang seperti orang mendapatkan hadiah, dan perasaan marah seperti orang bertengkar) hendaknya dihindarkan.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">6.  Tidak Pleonastis</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Maksudnya kata-kata yang digunakan tidak berlebihan alias hemat. Kata-katanya jelas atau tidak berbelit- belit (langsung tepat menuju sasaran).</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">7.  Bahasa yang digunakan adalah ragam formal.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;"><strong>Perbedaan Karya Ilmiah dengan Nonilmiah</strong></span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Istilah karya ilmiah dan nonilmiah merupakan istilah yang sudah sangat lazim diketahui orang dalam dunia tulis-menulis. Berkaitan dengan istilah ini, ada juga sebagian ahli bahasa menyebutkan karya fiksi dan nonfiksi. Terlepas dari bervariasinya penamaan tersebut, hal yang sangat penting untuk diketahui adalah baik karya ilmiah maupun nonilmiah/fiksi dan nonfiksi atau apa pun namanya, kedua-keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Perbedaan-perbedaan yang dimaksud dapat dicermati dari beberapa aspek. Pertama, karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti. Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau observasi.Kedua<strong>, </strong>karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Artinya, dalam pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi. Ketiga<strong>, </strong>dalam pembahasannya, tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis dengan menggunakan kode etik penulisan karya ilmiah. Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan dasar para ahli bahasa dalam melakukan pengklasifikasian.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Selain karya ilmiah dan nonilmiah yang telah disebutkan di atas, terdapat juga karangan yang berbentuk semiilmiah/ilmiah populer. Sebagian ahli bahasa membedakan dengan tegas antara karangan semiilmiah ini dengan karangan ilmiah dan nonilmiah. Finoza (2005:193) menyebutkan bahwa karakteristik yang membedakan antara karangan semiilmiah, ilmiah, dan nonilmiah adalah pada pemakaian bahasa, struktur, dan kodifikasi karangan. Jika dalam karangan ilmiah digunakan bahasa yang khusus dalam di bidang ilmu tertentu, dalam karangan semiilmiah bahasa yang terlalu teknis tersebut sedapat mungkin dihindari. Dengan kata lain, karangan semiilmiah lebih mengutamakan pemakaian istilah-istilah umum daripada istilah-istilah khusus. Jika diperhatikan dari segi sistematika penulisan, karangan ilmiah menaati kaidah konvensi penulisan dengan kodifikasi secara ketat dan sistematis, sedangkan karangan semiilmiah agak longgar meskipun tetap sistematis. Dari segi bentuk, karangan ilmiah memiliki pendahuluan (preliminaris)  yang tidak selalu terdapat pada karangan semiilmiah.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Berdasarkan karakteristik karangan ilmiah, semiilmiah, dan nonilmiah yang telah disebutkan di atas, yang tergolong dalam karangan ilmiah adalah laporan, makalah, skripsi, tesis, disertasi; yang tergolong karangan semiilmiah antara lain artikel,  feature, kritik, esai, resensi; yang tergolong karangan nonilmiah adalah anekdot, dongeng, hikayat, cerpen, cerber, novel, roman, puisi, dan naskah drama.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">Karya nonilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta umum. Karangan nonilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi, dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya nonformal dan populer, walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis. Karya nonilmiah bersifat (1) emotif: kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi, (2) persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative, (3) deskriptif: pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif, dan (4) jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;"><strong>Sumber :</strong></span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="color:#0000ff;">1. http://one.indoskripsi.com/<br />
2. http://id.wikipedia.org/<br />
3. http://menulisbukuilmiah.blogspot.com/<br />
4. http://id.answers.yahoo.com/<br />
5. http://makalahdanskripsi.blogspot.com/</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rezadnk.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rezadnk.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rezadnk.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rezadnk.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rezadnk.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rezadnk.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rezadnk.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rezadnk.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rezadnk.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rezadnk.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rezadnk.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rezadnk.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rezadnk.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rezadnk.wordpress.com/257/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=257&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/15/tugas-softskill-bhs-indonesia-karangan-ilmiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/008266221795d5e3de6d09d1520e5529?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rezadoank</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas Makalah Komp. Lembaga Keu. Perbankan (Perbankan Syariah)</title>
		<link>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/14/tugas-komp-lembaga-keu-perbankan-perbankan-syariah/</link>
		<comments>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/14/tugas-komp-lembaga-keu-perbankan-perbankan-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 14:24:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rezadoank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer Lembaga Keuangan Perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[KLKP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rezadnk.wordpress.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[Nama     : Reza Wijaya Kelas      : 3 EA 11 NPM       : 11208489 Perbankan Syariah Perbankan syariah atau Perbankan Islam adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) islam. Usaha pembentukan sistem ini didasari oleh larangan dalam agama islam untuk memungut maupun meminjam dengan bunga atau yang disebut dengan riba serta larangan investasi untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=232&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Nama     : Reza Wijaya</p>
<p style="text-align:justify;">Kelas      : 3 EA 11</p>
<p style="text-align:justify;">NPM       : 11208489</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Perbankan Syariah</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Perbankan syariah</strong> atau <strong>Perbankan Islam</strong> adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) islam. Usaha pembentukan sistem ini didasari oleh larangan dalam agama islam untuk memungut maupun meminjam dengan bunga atau yang disebut dengan riba serta larangan investasi untuk usaha-usaha yang dikategorikan haram (misal: usaha yang berkaitan dengan produksi makanan/minuman haram, usaha media yang tidak islami dll), dimana hal ini tidak dapat dijamin oleh sistem perbankan konvensional.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>SEJARAH</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa prinsip/ hukum yang dianut oleh sistem perbankan syariah antara lain [2]:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Pembayaran terhadap pinjaman dengan nilai yang berbeda dari nilai pinjaman dengan nilai ditentukan sebelumnya tidak diperbolehkan.</li>
<li>Pemberi dana harus turut berbagi keuntungan dan kerugian sebagai akibat hasil usaha institusi yang meminjam dana.</li>
<li>Islam tidak memperbolehkan &#8220;menghasilkan uang dari uang&#8221;. Uang hanya merupakan media pertukaran dan bukan komoditas karena tidak memiliki nilai intrinsik.</li>
<li>Unsur Gharar (ketidakpastian, spekulasi) tidak diperkenankan. Kedua belah pihak harus mengetahui dengan baik hasil yang akan mereka peroleh dari sebuah transaksi.</li>
<li>Investasi hanya boleh diberikan pada usaha-usaha yang tidak diharamkan dalam islam. Usaha minuman keras misalnya tidak boleh didanai oleh perbankan syariah.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>PRODUK PERBANKAN SYARIAH</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa produk jasa yang disediakan oleh bank berbasis syariah antara lain:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jasa untuk peminjam dana</strong><strong> </strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Mudhorobah</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">adalah perjanjian antara penyedia modal dengan pengusaha. Setiap keuntungan yang diraih akan dibagi menurut rasio tertentu yang disepakati. Resiko kerugian ditanggung penuh oleh pihak Bank kecuali kerugian yang diakibatkan oleh kesalahan pengelolaan, kelalaian dan penyimpangan pihak nasabah seperti penyelewengan, kecurangan dan penyalahgunaan.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Musyarokah (Joint Venture)</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">konsep ini diterapkan pada model partnership atau joint venture. Keuntungan yang diraih akan dibagi dalam rasio yang disepakati sementara kerugian akan dibagi berdasarkan rasio ekuitas yang dimiliki masing-masing pihak. Perbedaan mendasar dengan mudharabah ialah dalam konsep ini ada campur tangan pengelolaan manajemennya sedangkan mudharabah tidak ada campur tangan.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Murobahah</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">yakni penyaluran dana dalam bentuk jual beli. Bank akan membelikan barang yang dibutuhkan pengguna jasa kemudian menjualnya kembali ke pengguna jasa dengan harga yang dinaikkan sesuai margin keuntungan yang ditetapkan bank, dan pengguna jasa dapat mengangsur barang tersebut. Besarnya angsuran flat sesuai akad diawal dan besarnya angsuran=harga pokok ditambah margin yang disepakati. Contoh:harga rumah, 500 juta, margin bank/keuntungan bank 100 jt, maka yang dibayar nasabah peminjam ialah 600 juta dan diangsur selama waktu yang disepakati diawal antara Bank dan Nasabah. [5]</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Takaful (asuransi islam)</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Jasa untuk penyimpan dana</strong><strong> </strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Wadi&#8217;ah (jasa penitipan)</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">adalah jasa penitipan dana dimana penitip dapat mengambil dana tersebut sewaktu-waktu. Dengan sistem wadiah Bank tidak berkewajiban, namun diperbolehkan, untuk memberikan bonus kepada nasabah. [6]</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Deposito Mudhorobah</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">nasabah menyimpan dana di Bank dalam kurun waktu yang tertentu. Keuntungan dari investasi terhadap dana nasabah yang dilakukan bank akan dibagikan antara bank dan nasabah dengan nisbah bagi hasil tertentu.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>PRINSIP PERBANKAN SYARIAH</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Prinsip syariah adalah aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antara bank dan pihak lain untuk penyimpanan dana dan/atau pembiayaan kegiatan usaha, atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan syariah.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa prinsip/ hukum yang dianut oleh sistem perbankan syariah antara lain</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Pembayaran terhadap pinjaman dengan nilai yang berbeda dari nilai pinjaman dengan nilai ditentukan sebelumnya tidak diperbolehkan.</li>
<li>Pemberi dana harus turut berbagi keuntungan dan kerugian sebagai akibat hasil usaha institusi yang meminjam dana.</li>
<li>Islam tidak memperbolehkan &#8220;menghasilkan uang dari uang&#8221;. Uang hanya merupakan media pertukaran dan bukan komoditas karena tidak memiliki nilai intrinsik.</li>
<li>Unsur Gharar (ketidakpastian, spekulasi) tidak diperkenankan. Kedua belah pihak harus mengetahui dengan baik hasil yang akan mereka peroleh dari sebuah transaksi.</li>
<li>Investasi hanya boleh diberikan pada usaha-usaha yang tidak diharamkan dalam islam. Usaha minuman keras misalnya tidak boleh didanai oleh perbankan syariah.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Prinsip perbankan syariah pada akhirnya akan membawa kemaslahatan bagi umat karena menjanjikan keseimbangan sistem ekonominya<sup>[1]</sup>.</p>
<p style="text-align:justify;">Komentar: Hal ini sangat disayangkan karena kurangnya pengetahuan tentang prinsip tersebut sehingga masih banyak masyarakat yang kurang percaya dan kurang merasa mudah menggunakan fasilitas-fasilitas yang terdapat dalam prinsip-prinsip Bank Syari&#8217;ah. Didalam perbankaqn syari&#8217;ah telah diatur berbagai macam transaksi yang tidak merugikan bagi kedua pihak. Karena jika sampai ada yang dirugikan dan dirugikan maka sudah melanggar ajaran Islam itu sendiri. Prinsip perbankan syari&#8217;ah itu sendiri bersumber dari Al-Qur&#8217;an dan Hadits.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>TANTANGAN PENGELOLAAN DANA</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Laju pertumbuhan perbankan syariah di tingkat global tak diragukan lagi. Aset lembaga keuangan syariah di dunia diperkirakan mencapai 250 miliar dollar AS, tumbuh rata-rata lebih dari 15 persen per tahun. Di Indonesia, volume usaha perbankan syariah selama lima tahun terakhir rata-rata tumbuh 60 persen per tahun. Tahun 2005, perbankan syariah Indonesia membukukan laba Rp 238,6 miliar, meningkat 47 persen dari tahun sebelumnya. Meski begitu, Indonesia yang memiliki potensi pasar sangat luas untuk perbankan syariah, masih tertinggal jauh di belakang Malaysia.</p>
<p style="text-align:justify;">Tahun lalu, perbankan syariah Malaysia mencetak profit lebih dari satu miliar ringgit (272 juta dollar AS). Akhir Maret 2006, aset perbankan syariah di negeri jiran ini hampir mencapai 12 persen dari total aset perbankan nasional. Sedangkan di Indonesia, aset perbankan syariah periode Maret 2006 baru tercatat 1,40 persen dari total aset perbankan. Bank Indonesia memprediksi, akselerasi pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia baru akan dimulai tahun ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Implementasi kebijakan office channeling, dukungan akseleratif pemerintah berupa pengelolaan rekening haji yang akan dipercayakan pada perbankan syariah, serta hadirnya investor-investor baru akan mendorong pertumbuhan bisnis syariah. Konsultan perbankan syariah, Adiwarman Azwar Karim, berpendapat, perkembangan perbankan syariah antara lain akan ditandai penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk yang dipersiapkan pemerintah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejumlah bank asing di Indonesia, seperti Citibank dan HSBC, bahkan bersiap menyambut penerbitan sukuk dengan membuka unit usaha syariah. Sementara itu sejumlah investor dari negara Teluk juga tengah bersiap membeli bank-bank di Indonesia untuk dikonversi menjadi bank syariah. Kriteria bank yang dipilih umumnya beraset relatif kecil, antara Rp 500 miliar dan Rp 2 triliun. Setelah dikonversi, bank-bank tersebut diupayakan melakukan sindikasi pembiayaan proyek besar, melibatkan lembaga keuangan global.</p>
<p style="text-align:justify;">Adanya perbankan syariah di Indonesia dipelopori oleh berdirinya Bank Muamalat Indonesia yang diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)dengan tujuan mengakomodir berbagai aspirasi dan pendapat di masyarakat terutama masyarakat Islam yang banyak berpendapat bahwa bunga bank itu haram karena termasuk riba dan juga untuk mengambil prinsip kehati-hatian. Apabila dilihat dari segi ekonomi dan nilai bisnis, ini merupakan terobosan besar karena penduduk Indonesia 80% beragama islam, tentunya ini bisnis yang sangat potensial. Meskipun sebagian orang islam berpendapat bahwa bunga bank itu bukan riba tetapi faedah, karena bunga yang diberikan atau diambil oleh bank berjumlah kecil jadi tidak akan saling dirugikan atau didzolimi, tetapi tetap saja bagi umat islam berdirinya bank-bank syariah adalah sebuah kemajuan besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi sistem perbankan syariah di Indonesia masih belum sempurna atau masih ada kekurangannya yaitu masih berinduk pada Bank Indonesia, idealnya pemerintah Indonesia mendirikan lembaga keuangan khusus syariah yang setingkat Bank Indonesia yaitu Bank Indonesia Syariah.</p>
<p style="text-align:justify;">SUMBER : www.wikipedia.com</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rezadnk.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rezadnk.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rezadnk.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rezadnk.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rezadnk.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rezadnk.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rezadnk.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rezadnk.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rezadnk.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rezadnk.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rezadnk.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rezadnk.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rezadnk.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rezadnk.wordpress.com/232/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=232&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/14/tugas-komp-lembaga-keu-perbankan-perbankan-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/008266221795d5e3de6d09d1520e5529?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rezadoank</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas Makalah Komp. Lembaga Keu. Perbankan (VALAS)</title>
		<link>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/14/tugas-komp-lembaga-keu-perbankan-valas/</link>
		<comments>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/14/tugas-komp-lembaga-keu-perbankan-valas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 14:01:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rezadoank</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer Lembaga Keuangan Perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[KLKP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rezadnk.wordpress.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[NAMA     : REZA WIJAYA KELAS     : 3 EA 11 NPM         : 11208489 VALAS (VALUTA ASING) Pengertian Valuta Asing Valuta asing atau yang biasa disebut dengan valas, atau yang dalam bahasa asing dikenal dengan foreign exchange (Forex) merupakan mata uang yang di keluarkan sebagai alat pembayaran yang sah di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=227&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">NAMA     : REZA WIJAYA</p>
<p style="text-align:justify;">KELAS     : 3 EA 11</p>
<p style="text-align:justify;">NPM         : 11208489</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>VALAS (VALUTA ASING)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pengertian Valuta Asing</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Valuta asing atau yang biasa disebut dengan valas, atau yang dalam bahasa asing dikenal dengan <em>foreign exchange</em> (Forex) merupakan mata uang yang di keluarkan sebagai alat pembayaran yang sah di negara lain. Valuta asing akan mempunyai suatu nilai apabila valuta tersebut dapat ditukarkan dengan valuta lainnya tanpa pembatasan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan tempat bertemunya penawaran dan permintaan valuta asing disebut dengan Bursa Valuta Asing atau Foreign Exchange Market. Menurut Madura (2000:58) pasar valas adalah pasar yang memfasilitasi pertukaran valuta untuk mempermudah transaksi-transaksi perdagangan dan keuangan internasional. Atau jika diartikan secara sederhana, pasar valas adalah perdagangan mata uang (valuta) suatu negara dengan mata uang negara lainnya. Sedangkan tarif dari pertukaran mata uang ini disebut juga dengan <em>Foreign Exchange Rate</em> di Indonesia dikenal dengan Kurs Valas.</p>
<p style="text-align:justify;">Kuncoro (1996:105) menjelaskan bahwa semua kegiatan bisnis internasional memerlukan transfer uang dari satu negara ke negara lain sebagai contoh, suatu perusahaan multinasional AS yang mendirikan pabrik di Inggris, pada akhir tahun buku selalu ingin mentransfer laba yang diperoleh dari usahanya di Inggris (dalam bentuk Poundsterling) ke kantor pusatnya di AS (dalam bentuk USD) maka untuk mengkonversikan mata uang Poundsterling Inggris ke dalam US Dolar diperlukan adanya pasar valas.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Latar Belakang dan Perkembangan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah perang dunia I dan setelah depresi ekonomi dunia pada tahun 1930-an, dunia menginginkan tercpainya suatu stabilitas ekonomi yang lebih baik. Pada tahun 1944 lahirlah suatu sistem moneter Internasional yang dikenal dengan nilai tukar tetap (fixed ekchange rate) hasil persetujuan Bretton woods.</p>
<p style="text-align:justify;">Setiap Negara memberlakukan kurs yang tetap darimata uangnya terhadap US. Sejak saat itui ekonomi  negara-negara Eropa serta Amerika mulai tumbuh pesat. Lebih dari itu lahirnya pasar Euro Dollar dan Asia Currency Unit adalah untuk mengimbangi peredaran US Dollar yang semakin banyak jumlahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pentingnya aktivitas dalam foreign exchange timbul sehubungan dengan berkembangnya perdagangan internasional serta semakin meningkatnya perpindahan uang dan capital international. Dari sini bisa dilihat bahwa foreign exchange bukan sebatas money change tetapi lebih luas dari itu. Oleh karena itu,dapat dikatakan bahwa pasar  valuta asing adalah suatu pasar di mana surat-surat berharga jangka pendek diperdagangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan dalam perkembangannya uang berkembang menjadi komoditas yang bisa di perdagangkan. Pasar valuta asing sendiri mengalami pertumbuhan yang pesat pada awal dekade 70’an. Adapun yang menyebabkan pasar valuta asing bertumbuh dengan pesat antara lain adalah:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Pergerakan nilai valuta asing yang mengalami pergerakan cukup signifikan sehingga menarik bagi beberapa kalangan tertentu untuk berkecimpung di dalam pasar valuta asing.</li>
<li>Bisnis yang semakin mengglobal. Dengan semakin sengitnya persaingan bisnis membuat perusahaan harus mencari sumber daya baru yang lebih murah, dan tersebar di seluruh dunia sehingga menimbulkan permintaan akan mata uang suatu negara tertentu.</li>
<li>Perkembangan telekomunikasi yang begitu cepat dengan adanya sarana telepon, telex, faaximile,  internet maka memudahkan para pelaku pasar untuk berkomunikasi sehingga transaksi lebih mudah di lakukan.</li>
<li>Keuntungan yang di peroleh di pasar valuta yang cenderung besar meningkatakan keinginan berbagai pihak berusaha memperoleh gain dari pergerakan valuta asing.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mekanisme Kerja Pasar Valuta Asing</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Di bursa valas ini orang dapat membeli ataupun menjual mata uang yang diperdagangkan. Secara obyektif adalah untuk mendapatkan profit atau keuntungan dari posisi transaksi yang dilakukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Bursa valas dikenal istilah Lot dan Pip. 1 Lot nilainya adalah $1000 dan 1 pip nilainya adalah $10. Sedangkan nilai dolar di bursa valas berbeda dengan nilai dolar yang kita kenal di bank-bank. Nilai dolar di bursa valas sangat bervariasi, yaitu 6000/8000 dan 10.000 rupiah.</p>
<p style="text-align:justify;">Transaksi di valuta asing dapat dilakukan dengan cara dua arah dalam mengambil keuntungannya. Seseorang dapat membeli dahulu (open buy), lalu ditutup dengan menjual (sell) ataupun sebaliknya, melakukan penjualan dahulu, lalu ditutup dengan membeli.<br />
Pergerakan pasar valuta asing berputar mulai dari pasar Selandia Baru dan Australia yang berlangsung pukul 05.00–14.00 WIB, terus ke pasar Asia yaitu Jepang, Singapura, dan Hongkong yang berlangsung pukul 07.00–16.00 WIB, ke pasar Eropa yaitu Jerman dan Inggris yang berlangsung pukul 13.00–22.00 WIB, sampai ke pasar Amerika Serikat yang berlangsung pukul 20.30–10.30 WIB. Dalam perkembangan sejarahnya, bank sentral milik negara-negara dengan cadangan mata uang asing yang terbesar sekalipun dapat dikalahkan oleh kekuatan pasar valuta asing yang bebas.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut survei BIS (Bank International for Settlement, bank sentral dunia), yang dilakukan pada akhir tahun 2004, nilai transaksi pasar valuta asing mencapai lebih dari USD$1,4 triliun per harinya. Mengingat tingkat likuiditas dan percepatan pergerakan harga yang tinggi tersebut, valuta asing juga telah menjadi alternatif yang paling populer karena ROI (return on investmentatau tingkat pengembalian investasi) serta laba yang akan didapat bisa melebihi rata-rata perdagangan pada umumnya. Akibat pergerakan yang cepat tersebut, maka pasar valuta asing juga memiliki risiko yang tinggi. Karena hal inilah wajar ketika tahun 1997 terjadikrisis keungan di Negara di Asia begitpuntahun 1991 diAmerika</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam pasar valas, tidak ada keseragaman. Dengan adanya transaksi diluar bursa perdagangan (over the counter) sebagai pasar tradisional dari perdagangan valuta asing, banyak sekali pasar valuta asing yang saling berhubungan satu sama lainnya dimana mata uang yang berbeda diperdagangkan, sehingga secara tidak langsung artinya bahwa “tidak ada kurs tunggal mata uang dollar melainkan kurs yang berbeda-beda tergantung pada bank mana atau pelaku pasar mana yang bertransaksi”. Namun dalam prakteknya perbedaan tersebut seringkali sangat tipis.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Fungsi pokok Pasar Valas</strong><br />
Nopirin (1987:165-166) menyebutkan beberapa fungsi pokok pasar valuta asing dalam membantu lalu-lintas pembayaran internasional yaitu:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Mempermudah pertukaran valuta asing serta pemindahan dana dari satu negara ke negara lain. Proses penukaran atau pemindahan dana ini dapat dilakukan dengan sistem clearing seperti halnya yang dilakukan oleh bank-bank serta pedagang.</li>
<li>Karena sering terdapat transaksi internasional yang tidak perlu segera diselesaikan pembayaran atau penyerahan barangnya, maka pasar valuta asing memberikan kemudahan untuk dilaksanakannya perjanjian atau kontrak jual beli dengan kredit.</li>
<li>Memungkinkan dilakukannya hedging. Seorang pedagang melakukan hedging apabila dia pada saat yang sama melakukan transaksi jual beli valuta asing yang berbeda, untuk menghilangkan/mengurangi resiko kerugian akibat perubahan kurs.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jenis-jenis Pasar Valas</strong><br />
Pasar valas dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:<br />
<strong>1. Pasar Spot (Pasar Tunai)</strong><br />
Menurut Madura (2000:58-66) kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu valuta. Kemudian yang dimaksud pasar spot adalah pasar yang memfasilitasi transaksi-transaksi nilai tukar berjalan suatu valuta. Dimana komoditi atau valas dijual secara tunai dengan penyerahan segera. Disebut juga actual market atau physical market.<br />
Menurut Kuncoro (1996:106-107) transaksi spot terdiri dari transaksi valas yang biasanya selesai dalam maksimal dua hari kerja. Dalam pasar spot, dibedakan atas tiga jenis transaksi:<br />
a) Cash, dimana pembayaran satu mata uang dan pengiriman mata uang lain diselesaikan dalam hari yang sama<br />
b) Tom (kependekan dari tomorrow/besok), dimana pengiriman dilakukan pada hari berikutnya<br />
c) Spot, dimana pengiriman diselesaikan dalam tempo 48 jam setelah perjanjian.<br />
Menurut Hamdi (2000:20) contoh transaksi spot yaitu pada tanggal 22 Desember 1996 seorang ayah membutuhkan US$ 10.000 untuk uang saku anaknya yang akan sekolah diluar negeri. maka seorang ayah tersebut dapat menghubungi bank-bank devisa atau money changer untuk dapat mengetahui dan membuat kesepakatan selling price pada tanggal<br />
tersebut. Apabila telah tercapai kesepakatan selling price pada tanggal 22 Desember 1996 adalah US$1 = Rp 5.500 maka perhitungannya:<br />
Jumlah Rupiah yang dibutuhkan = US$ yang dibutuhkan x selling price<br />
= US$ 10.000 x Rp 5.5000<br />
= Rp 55.000.000,-<br />
maka untuk mendapatkan US$ 10.000 diperlukan Rp 55.000.000,- yang harus diserahkan paling lambat tanggal 24 Desember 2004 (2 x 24 jam atau t +2).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Pasar Forward</strong><br />
Menurut Madura (2000:58-66) Kurs forward adalah nilai tukar suatu valuta dengan valuta lain pada suatu waktu di masa depan yang dikuotasikan oleh bank-bank. Kemudian yang dimaksud Pasar Forward adalah pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak forward mata uang.<br />
Menurut Kuncoro (1996:106-107) transaksi forward merupakan transaksi valas dimana pengiriman mata uang dilakukan pada suatu tanggal tertentu di masa datang. Kurs dimana transaksi forward akan diselesaikan telah ditentukan pada saat kedua belah pihak menyetujui kontrak untuk membeli dan menjual. Waktu antara ditetapkannya kontrak dan pertukaran mata uang yang sebenarnya terjadi dapat bervariasi dari<br />
dua minggu hingga satu tahun. Jatuh tempo kontrak forward biasanya satu, dua, tiga atau enam bulan. Transaksi forward biasanya terjadi bila eksportir, importir, atau pelaku ekonomi lain yang terlibat dalam pasar valas harus membayar atau menerima sejumlah mata uang asing pada suatu tanggal tertentu di masa mendatang.<br />
Menurut Madura (2000:63) contoh transaksi forward yaitu apabila suatu perusahaan akan membutuhkan 1 juta Mark Jerman, 90 hari dari sekarang untuk mengimpor barang dari Jerman. Asumsikan bahwa perusahaan tersebut dapat langsung membeli Mark Jerman untuk pengiriman langsung (yaitu, dari pasar spot) dengan kurs spot $0,50 per Mark. Berdasarkan kurs spot ini maka perusahaan membutuhkan $500.000 ($0,50 per Mark x 1.000.000). namun perusahaan belum memiliki dana saat ini juga untuk membeli Mark. Perusahaan dapat menunggu 90 hari dan kemudian menukarkan US Dolar dengan Mark menurut kurs yang berlaku saat itu. Tetapi perusahaan tidak mengetahui berapa kurs spot 90 hari dari sekarang. Jika naik menjadi $0,60 per Mark, perusahaan akan membutuhkan $600.000 ($0,60 per Mark x 1.000.000 Mark). Dengan danya ini maka perusahaan akan merugi sebesar $100.000. akan lebih baik perusahaan mengunci kurs untuk 90 hari dari sekarang. Dimana kurs forward 90 hari sekarang adalah $0,51 per mark, maka perusahaan dapat melakukan perjanjian kontrak forward dengan menggunakan kurs forward 90 hari dari sekarang. Sehingga dana yang dibutuhkan perusahaan sebesar<br />
$510.000 ($0,51 per Mark x 1.000.000 Mark). Maka dengan mengunci kurs, perusahaan tidak perlu khawatir dengan adanya perubahan kurs spot 90 hari ke depan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Pasar Currency Futures</strong><br />
Menurut Madura (2000:67-68) pasar Currency Futures merupakan pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak Currency Futures. Suatu kontrak Currency Futures menetapkan suatu volume standar dari suatu valuta tertentu yang akan dipertukarkan pada tanggal penyelesaian (settlement date) tertentu di masa depan. Sebuah MNC (multi national<br />
corporation) yang ingin meng-hedge hutangnya akan membeli kontrak Currency Futures untuk mengunci harga suatu valuta di masa depan Menurut Kuncoro (2000:123) contoh transaksi futures yaitu sebuah korporasi AS, yang pada tanggal 2 Januari menyadari kebutuhan akan 450.000 mark untuk tanggal 11 Februari (40 hari kemudian). Jika<br />
korporasi tersebut berupaya untuk mengunci harga pembelian mark di masa depan dengan kontrak futures, tanggal penyelesaian kontrak adalah hari Rabu ketiga bulan Maret. Selain itu, jumlah Mark yang dibutuhkan (450.000) lebih tinggi dari jumlah standarnya (125.000). Hal yang terbaik yang bisa dilakukan korporasi adalah membeli 3 kontrak futures-mark (dengan total 375.000 Mark) atau 4 kontrak futures-mark (500.000).<br />
asumsikan bahwa pada tanggal 11 Januari, harga futures-mark untuk bulan Maret adalah $0,5900. dengan membeli kontrak futures ini pada tanggal 2 Januari, perusahaan wajib membeli Mark seharga $0,5900 per Mark pada hari Rabu ketiga bulan Maret. Di lain pihak, siapa pun yng menjual kontrak futures ini pada tanggal 11 Januari wajib mengirimkan (menjual)Mark dengan harga $0.5900 per Mark pada hari Rabu ketiga bulan Maret. Karena satu unit kontrak futures-mark bernilai $125.000 Mark, maka perusahaan harus membeli 3 atau 4 unit kontrak futures-mark. Maka jumlah Dolar yang dibutuhkan adalah $221.500 (3 unit kontrak futures-mark x $125.000 x $0,5900) atau 295.000 (4 unit kontrak futures-mark x $125.000 x $0,5900).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Pasar Currency Options</strong><br />
Menurut Madura (2000:67-68) menjelaskan pasar Currency Options merupakan pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak currency options. Kontrak currency options dapat diklasifikasikan sebagai call atau put. Suatu currency call Options menyediakan hak untuk membeli suatu valuta tertentu dengan harga tertentu (yang dinamakan dengan strike price atau exercise price) dalam suatu periode waktu tertentu. currency call<br />
options digunakan untuk meng-hedge hutang-hutang valas yang harus dibayarkan di masa depan. currency put options memberikan hak untuk menjual suatu valuta asing dengan harga tertentu dalam suatu periode waktu tertentu. Currency put options digunakan untuk meng-hedge piutang-piutang valas yang akan diterima di masa depan.<br />
Menurut Madura (2000:131) contoh dari transaksi currency call options yaitu ada kemungkinan perusahaan sebuah perusahaan akan membutuhkan valuta asing di masa depan, tetapi perusahaan tidak begitu yakin. Sebagai contoh, anggaplah sebuah perusahaan AS terlibat dalam tender sebuah poyek di Jerman. Jika proyek tersebut jatuh kepada perusahaan tersebut maka perusahaan akan membutuhkan kira-kira DM625.00 untuk membeli bahan baku dan jasa di Jerman, namun perusahaan tidak tahu apakah tawaran akan diterima atau tidak sampai tiga bulan ke depan. Asumsikan bahwa exercise price bagi Mark adalah $0,50 dan premium call option-nya adalah $ 0,02 per unit. Perusahaan akan<br />
membayar $1250 per opsi (62.500 x $0.02) atau $12.500 untuk 10 kontrak. Dengan adanya opsi tersebut, jumlah maksimum pengeluaran US Dolar untuk membeli Mark adalah $312.500 (62.500 x $0,5).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Pelaku Valas</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pergerakan nilai valuta asing yang selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu karena hukum demand dan supply selalu melibatkan berbagai pelaku pasar yang mempunyai berbagai kepentingan. Pelaku pasar tersebut antara lain adalah :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.</strong> <strong>Perusahaan.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk meningkatkan daya saing dan menekan biaya produksi perusahaan selalu melakukan eksplorasi terhadap berbagai sumber-sumber daya yang baru dan yang lebih murah. Bisanya kita menyebut kegiatan ini dengan kegiatan impor. Dan perusahaan juga akan selalu melakukan kegiatan eksplorasi market untuk memperluas jaringan distribusi barang dan jasa yang telah di produksi oleh perusahaan tersebut yang pada akhirnya akan timbul pendapatan dalam mata uang lain. Biasanya kita menyebut kegitatan tersebut dengan ekspor. Karena ada kegiatan impor dan ekspor inilah perusahaan kadang memerlukan mata uang negara lain dengan jumlah yang cukup besar.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Individu</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Masyarakat atau perorangan dapat melakukan transaksi valuta asing di sebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang pertama adalah kegiatan spekulasi, yaitu dengan memanfaatkan fluktuasi pergerakan nilai valuta asing untuk memperoleh keuntungan. Faktor kedua adalah kebutuhan konsumsi pada saat berada di luar negeri. Contoh saja ada sebuah keluarga yang melakukan perjalanan keluar negeri sebut saja negara Amerika. Pada saat mereka akan melakukan kegiatan konsumsi di Amerika maka mereka tidak bisa membayarnya dengan rupiah karena mata uang yang berlaku di Amerika adalah dolar Amerika, sehingga mereka mau tidak mau harus menukarkan uangnya terlebih dahulu ke dalam dolar Amerika. Contoh lainnya adalah seorang ayah yang akan membiayai sekolah anaknya di Australia maka sang ayah harus menukarkan uangnya kedalam bentuk Australian dolar terlebih dahulu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3.</strong> <strong>Bank Umum.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Bank umum melakukan transaksi jual beli valas untuk berbagai keperluan antara lain melayani nasabah yang ingin menukarkan uangnya kedalam bentuk mata uang lain. Untuk memenuhi kewajibannya dalam bentuk valuta asing.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4.</strong> <strong>Pialang  Pasar valas atau Broker.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Broker adalah perusahaan yang menjadi perantara terjadinya transaksi valuta asing. Mereka membantu kita untuk mencarikan pembeli ataupun penjual.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5.</strong> <strong>Pemerintah.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pemerintah melakukan transaksi valuta asing untuk berbagai tujuan antara lain membayar hutang luar negeri, menerima pendapatan dari luar negeri yang harus di tukarkan lagi kedalam mata uang local.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6.</strong> <strong>Bank Sentral.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Di banyak negara bank sentral adalah lembaga independent yang bertugas menstabilkan mata uangnya. Biasanya bank sentral melakukan jual beli valuta asing dalam rangka menstabilkan nilai tukar mata uangnya yang biasa disebut dengan kegiatan intervensi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>7. Spekulan dan Arbitraser</strong><br />
Arbitraser adalah orang yang mengeksploitasi perbedaan kurs antar valas. Peran serta Spekulan dan arbitraser dalam pasar valas semata-mata didorong oleh motif mengejar keuntungan. Mereka justru menuai laba dari fluktuasi drastis yang terjadi di pasar valas. Dengan kata lain, mereka tidak mempunyai transaksi bisnis atau komersial yang perlu dilindungi di pasar valas.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelebihan Valas (Forex) daripada Investasi lain :</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Transaksi 24-Jam</strong><br />
Tidak seperti transaksi di pasar modal, pasar valas berjalan 24 jam sehari selama 5 hari dalam seminggu. Berikut ini adalah perkiraan jadwal pasar valas berdasarkan waktu lokal New York:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Pasar valas New York buka pada pukul 08:00;</li>
<li>Pasar valas Jepang dibuka pada pukul 19:00;</li>
<li>Singapura dan Hongkong dibuka pada pukul 21:00;</li>
<li>Pasar Eropa dibuka di Frankfurt pada pukul 02:00 dan satu jam kemudian pasar London dibuka;</li>
<li>Pasar valas Australia dimulai pada pukul 18:00.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Likuiditas</strong><br />
Banyaknya <em>broker/dealer</em> dalam pasar valas menjadikan pasar valas menjadi sangat likuid sekaligus bisa menjadikan harga menjadi lebih stabil. Dengan begitu, <em>trader</em> bisa membuka atau menutup posisi pada <em>fair market price</em>.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Rendahnya Biaya Transaksi</strong><br />
Biaya transaksi di pasar valas secara online tidak ada, namun hanya dikenakan biaya yang jumlahnya cukup beragam salah satu contohnya adalah biaya pada saat penarikan dana dari akun <em>forex</em>.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Keuntungan dari Kenaikan dan Penurunan Harga</strong><br />
Para trader dapat menarik keuntungan dari kenaikan harga yaitu selisih antara harga beli (<em>ask/offer</em>) dengan harga jual/harga penutupan (<em>bid</em>) pada pesanan beli (<em>buying order</em>). Sedangkan pada pesanan jual (selling order), keuntungan didapat dari selisih antara harga jual (<em>bid</em>) dengan harga beli/penutupan (<em>ask/offer</em>).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. Marjin Perdagangan</strong><br />
Perdagangan dengan marjin dapat membuat daya beli investor melebihi jumlah modal yang dimiliki.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6. Two way opportunities</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Anda dapat menghasilkan keuntungan 2 arah, ketika market naik atau pun ketika market turun. Hal ini tidak berlaku bagi investasi jenis lain (1 way opportunity), sebagai contoh: saham.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>7. Fungsi Leverage (daya ungkit/faktor pengali)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dengan modal relatif kecil anda dapat menghasilkan keuntungan yang jauh lebih besar. Contoh : tanpa leverage anda hanya akan mendapatkan $0.01/point dengan modal $100. Tapi dengan leverage 1:100 maka anda dapat menghasilkan $1/point dengan modal yang sama ($100).</p>
<p style="text-align:justify;">Resiko valas (forex)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelemahan Pasar Valas:</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Selain terdapat keuntungan, perdagangan valas juga mengandung beberapa risiko, yang antara lain sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Risiko Kurs Pertukaran (<em>Exchange Rate Risk</em>)</strong><br />
Risiko ini timbul sebagai akibat dari naik-turunnya nilai tukar (kurs) valas.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Risiko Negara Asal</strong><br />
Risiko ini timbul dari akibat campur tangan pemerintah yang mata uangnya di perdagangkan di pasar valas contohnya seperti intervensi bank sentral di negara tersebut dengan menaikkan tingkat suku bunga, melepas obligasi pemerintah, pembelian valuta asing secara besar-besaran oleh pemerintah dan sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Motif Bertransaksi Valas</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Adapun motif utama keterlibatan peserta pasar dalam pasar valas yaitu: trading, hedging (belas kasih), speculating. Sedangkan tujuan lebih terperinci sebagai berikut:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Komersial: berupa ekspor impor, lalu lintas modal</li>
<li>Funding: berupa pinjaman valuta asing, dan kebutuhan cashflow</li>
<li>Invesatsi: berupa commercial investmen, property investmen, dan portofolio investmen</li>
<li>Marketmaking: berupa perdagangan valuta asing yang dilakukan bank-bank dengan menawarkan harga dua arah sebagai marketmaking</li>
<li>Position taking: aktivitas ini lazim ditemui untuk tujuan memperoleh keuntungan. Pada aktivitas ini maka pelaku pasar akan memposisikan dirinya sesuaidenagn kecendrunganmenguat atau melemahnya mata uang.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mata Uang Dunia Yang di Perdagangkan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ada tujuh mata uang dunia yang biasanya di perdagangkan. etujuh mata uang dunia tersebut adalah :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Dolar Amerika / USD</p>
<p style="text-align:justify;">2. Poundsterling Inggris / GBP</p>
<p style="text-align:justify;">3. Euro Dolar / EUR</p>
<p style="text-align:justify;">4. Swiss Franc / CHF</p>
<p style="text-align:justify;">5. Japanese Yen / JPY</p>
<p style="text-align:justify;">6. Australian Dolar / AUD</p>
<p style="text-align:justify;">7. Canadian Dolar / CAD</p>
<p style="text-align:justify;">sumber :</p>
<p style="text-align:justify;">Darmawi, Herman. 2006. Pasar FinansialdanLembaga-Lembaga Finansia.Jakarta: Bumi Aksara</p>
<p style="text-align:justify;">Hidayat, Taufik, SE, M.Si. 2005. <em>Learn to Earn – Trading Valas Via Internet.</em>Yogyakarta: Penerbit Andi.</p>
<p style="text-align:justify;">http://www.wikipedia.org</p>
<p style="text-align:justify;">http://jurnal-sdm.blogspot.com</p>
<p style="text-align:justify;">http://cafe-ekonomi.blogspot.com</p>
<p style="text-align:justify;">http://abdurrahmanadi.wordpress.com</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rezadnk.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rezadnk.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rezadnk.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rezadnk.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rezadnk.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rezadnk.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rezadnk.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rezadnk.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rezadnk.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rezadnk.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rezadnk.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rezadnk.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rezadnk.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rezadnk.wordpress.com/227/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rezadnk.wordpress.com&amp;blog=10351899&amp;post=227&amp;subd=rezadnk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rezadnk.wordpress.com/2011/04/14/tugas-komp-lembaga-keu-perbankan-valas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/008266221795d5e3de6d09d1520e5529?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rezadoank</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
